Tak hanya buat ibadah, masjid harus jadi pusat pemberdayaan warga

Rabu, 8 Agustus 2018 23:28 Reporter : Henny Rachma Sari
Tak hanya buat ibadah, masjid harus jadi pusat pemberdayaan warga Moeldoko di Pondok Pesantren Darussalam Banyuwangi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Keberadaan masjid di Indonesia diharapkan tak hanya untuk beribadah. Namun, bisa menjadi pusat pemberdayaan warga sekitar.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Ia menilai acap kali sumbangan yang diberikan jemaah tidak mencukupi untuk operasional masjid untuk itu diperlukan pemanfaatan aset agar bisa mendatangkan pemasukan.

"Tentunya tetap tidak mengganggu fungsi masjid sebagai rumah ibadah," ujar Moeldoko seperti diberitakan Antara, Rabu (8/8).

Pada kesempatan itu, ia bercerita soal masjid dan Islamic center di Jombang, Jawa Timur yang dibangunnya. "Bukan saya mau Riya (ingin dipuji) tapi saya contohkan, di Islamic Center di Jombang, dibangun toko oleh-oleh di bagian depannya, ini untuk dikelola agar masjid tidak meminta-minta di jalanan," tuturnya.

Islamic Centre yang berada di Jombang itu memiliki gedung pertemuan dan barak untuk musafir, hingga panti asuhan yatim piatu.

Ia berharap komplek Islamic Center seluas hampir 1 Ha itu bisa memberdayakan masyarakat Jombang. Untu itu, Moeldoko menyerahkan pengelolaan masjid dengan kapasitas 1.500 jemaah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Jombang, kecuali untuk panti asuhan, tetap ditanganinya.

Sementara itu, menurut Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak tidak masalah terkait fungsi lain masjid. Ia sepakat bahwa semangat membangun masjid adalah juga untuk membangun peradaban.

Agar pembangunan yang dilakukan tanpa harus meminta-minta di tepi jalan. Sebab, di luar cara itu bisa dilakukan lewat pemberian bantuan sosial dari pemerintah, dari kelompok usaha sosial masyarakat, atau dana CSR.

Senada dengan hal itu, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Didin Hafidhuddin pun mengamini fungsi lain dari masjid.

Ia menjelaskan di zaman kejayaan Islam, hampir semua kegiatan berporos di masjid. Mulai dari ibadah, sosial, ekonomi, kesejahteraan, hingga pendidikan.

"Dalam konteks sosial masjid bisa menjadi penghubung antara kaum yang kurang mampu dengan jemaah yang lebih mampu secara ekonomi. Contohnya bisa menjadi akses pendidikan atau memberikan beasiswa."

Sementara itu, Pembinaan Karakter Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyebut peranan masjid sangat penting dalam pembinaan karakter generasi muda. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW juga melakukan pemberdayaan masyarakat di masjid.

"Di zaman Nabi menjadi pusat ekonomi, pendidikan bahkan kantor pengadilan. Masjid menjadi pusat informasi dan kemajuan zaman," tuturnya.

Sekitar 800.000 masjid yang ada di Indonesia, kata Nasaruddin, belum semuanya dijadikan tempat pemberdayaan masyarakat. "Coba setiap masjid ada minimarket karena makanannya terjamin halal, masjid bisa jadi pusat ekonomi juga," kata anggota Majelis Mustasyar Dewan Masjid Indonesia itu.

Selain itu, dia berharap pendidikan agama di sekolah juga dipindah di masjid. Agar guru bisa secara langsung mengontrol tata cara siswa dalam belajar agama, baik cara wudhu, pakai mukena atau ibadah. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Moeldoko
  2. Masjid
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini