Tak Berkutik, Detik-Detik 'Jagoan' Cikiwul Ditangkap di Sukabumi usai Palak THR ke Perusahaan di Bekasi

Sosok pria bertubuh gempal Suhada viral setelah videonya berdebat dengan satpam sebuah perusahaan di Bekasi untuk meminta THR tersebar di media sosial.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Tak Berkutik, Detik-Detik 'Jagoan' Cikiwul Ditangkap di Sukabumi usai Palak THR ke Perusahaan di Bekasi
Tak Berkutik, Detik-Detik 'Jagoan' Cikiwul Ditangkap di Sukabumi usai Palak THR ke Perusahaan di Bekasi (Merdeka.com)

Viral di media sosial video amatir yang memperlihatkan seorang pria yang diduga merupakan anggota organisasi masyarakat (Ormas) sedang meminta THR di sebuah perusahaan di wilayah Kota Bekasi.

Dalam video tersebut, pria bertubuh gempal dan berambut gondrong yang belakangan diketahui bernama Suhada itu sedang berdebat dengan petugas sekuriti sebuah perusahaan yang berada di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bakasi. Suhada dikenal sebagai jagoan di daerah Cikiwul.

Dalam potongan video tersebut, Suhada mengancam akan menutup jalan jika tidak diberikan uang.

"Lu makan, buang air besar di sini enggak ngehargain gua, lu kalau pengen tahu gua jagoan yang megang Cikiwul, massa gua banyak, kalau gua tutup jalan di depan pada kagak bisa gerak," kata pria tersebut. 

Suhada Jagoan Cikiwul
Suhada Jagoan Cikiwul merdeka

Setelah video itu viral, Suhada kabur. Mulanya, polisi mendapat kabar dia kabur ke Gunung Putri, Kabupaten Bogor.Tapi ternyata, Suhada sudah kabur sampai ke Sukabumi.

Dia akhirnya ditangkap jajaran Polres Metro Bekasi Kota pada Kamis (20/3) malam pukul 18.30 WIB. 

"Sudah kita amankan semalam Pkl 18.30 di daerah Sukabumi sementara sedang proses penyidikan," kata Kapolres Bekasi Kota, Kasat Reskrim Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan, kepada wartawan, Jumat (21/3).

Polisi belum merinci lebih jauh soal penangkapan Suhada. Namun saat ini, Suhada langsung dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun dipastikan kasus ini akan diusut tuntas.

"Kita tidak mentolerir adanya aksi premanisme berkedok Ormas/LSM di Wilkum Bekasi Kota. Silakan masyarakat jika menemui aksi premanisme bisa menghubungi kantor kepolisian terdekat atau melaporkan ke Call Center 110," katanya.

Rekomendasi