Grup pop wanita asal Indonesia, Super Girlies, secara resmi mengumumkan perilisan ulang lagu ikonik mereka, “Aw Aw Aw”. Peluncuran ini menjadi bagian dari proyek ambisius bertajuk SUPERGIRLIES GEN 1 REUNION, yang menandai kembalinya dua personel pendiri, Dewi Hani Jayanti (Yui) dan Opie, ke dalam formasi grup. Langkah ini diharapkan membawa angin segar bagi industri musik Tanah Air.
Dengan bergabungnya Yui dan Opie bersama Kinanti, Mega, Sarah, dan Laras, Super Girlies kini tampil dengan identitas musikal yang lebih matang dan beragam. Versi terbaru “Aw Aw Aw” dirancang untuk mengusung semangat persahabatan yang kuat, dikemas dalam aransemen musik yang segar dan beat catchy. Sentuhan gaya Japan City Pop yang tengah digemari generasi muda menjadi daya tarik utama dari lagu ini.
Lagu “Aw Aw Aw” versi terbaru ini dijadwalkan dapat didengarkan mulai 5 September 2025 di berbagai platform streaming musik digital dan radio di seluruh Indonesia. Perilisan ini akan bersamaan dengan peluncuran video ofisial yang proses syutingnya telah dilakukan di kota Bandung. Penggemar lama dan pendengar baru diharapkan dapat merasakan nuansa berbeda dari lagu yang sudah dikenal ini.
Advertisement
Advertisement
Reuni Formasi Super Girlies dan Sentuhan Musikal Baru
Proyek SUPERGIRLIES GEN 1 REUNION menjadi panggung bagi kembalinya Yui dan Opie, dua nama yang tak asing bagi penggemar setia Super Girlies. Kehadiran mereka melengkapi formasi yang sudah ada, yakni Kinanti, Mega, Sarah, dan Laras, menciptakan sinergi baru yang menjanjikan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan warna musik yang lebih kaya dan dewasa, sesuai dengan perkembangan karakter grup.
Lagu “Aw Aw Aw” yang dirilis ulang ini tidak hanya sekadar daur ulang, melainkan sebuah transformasi. Aransemen musiknya digarap dengan sentuhan modern Japan City Pop, genre yang dikenal dengan melodi ceria dan ritme yang menawan. Proses kreatif lagu ini melibatkan seluruh personel Super Girlies, serta musisi Yerri Meiryan dari T-Five sebagai co-writer, memastikan kualitas dan relevansi lagu dengan selera pasar saat ini.
Proses rekaman vokal untuk lagu “Aw Aw Aw” versi terbaru ini juga melibatkan nama besar di industri musik Indonesia. Gege Gumilar, yang dikenal luas atas kontribusinya dalam berbagai proyek musik, turut membantu dalam proses ini. Keterlibatan para profesional ini menunjukkan keseriusan Super Girlies dalam menghadirkan karya terbaik bagi para pendengarnya.
Advertisement
Advertisement
Konsep Visual dan Harapan Super Girlies
Video ofisial untuk lagu “Aw Aw Aw” versi terbaru ini memiliki konsep visual yang bersinergi apik dengan art work yang digarap oleh Ikeu dan Erawan dari Rocketroom Indonesia. Proses syuting yang dilakukan di Bandung menghasilkan estetika yang tetap setia pada karakter Super Girlies yang dikenal dengan gaya kawaii dan Harajuku. Visual yang menarik ini diharapkan dapat memperkuat pengalaman pendengar dalam menikmati lagu.
Super Girlies, yang sejak awal dikenal dengan identitas visual yang unik, berharap bahwa versi terbaru “Aw Aw Aw” ini dapat menjangkau pendengar lintas generasi. Baik penggemar lama yang merindukan karya mereka, maupun publik baru yang belum mengenal grup ini, diharapkan dapat menikmati dan menerima lagu ini dengan antusias. Ini adalah upaya untuk memperluas basis penggemar dan memperkenalkan kembali Super Girlies ke kancah musik nasional.
Dengan pendekatan musikal yang lebih dewasa dan formasi yang diperkuat, Super Girlies siap memperkenalkan warna baru dalam perjalanan musik mereka. Mereka berharap lagu ini tidak hanya menjadi nostalgia, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperkenalkan identitas musikal mereka yang kini lebih matang dan relevan. Lagu “Aw Aw Aw” versi terbaru ini menjadi penanda babak baru bagi Super Girlies di industri musik Indonesia.
Advertisement
- Proses kreatif lagu “Aw Aw Aw” melibatkan seluruh personel Super Girlies dan musisi Yerri Meiryan (T-Five) sebagai co-writer.
- Aransemen musik digarap oleh musisi-musisi Bandung, sementara rekaman vokal dibantu oleh Gege Gumilar.
- Video ofisial lagu ini bersinergi dengan art work dari Ikeu dan Erawan dari Rocketroom Indonesia.
Sumber: AntaraNews