Tahukah Anda, Sedekah Bisa Mengetuk Pintu Langit? Pemkot Kediri Ajak Jadikan Sedekah sebagai Budaya

Pemerintah Kota Kediri gencar mengajak masyarakat menjadikan sedekah sebagai budaya, meyakini amalan ini membawa keberkahan dan mengetuk pintu langit. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda, Sedekah Bisa Mengetuk Pintu Langit? Pemkot Kediri Ajak Jadikan Sedekah sebagai Budaya
Pemerintah Kota Kediri gencar mengajak masyarakat menjadikan sedekah sebagai budaya, meyakini amalan ini membawa keberkahan dan mengetuk pintu langit. Simak selengkapnya! (Merdeka.com)

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai sebuah budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha, yang meyakini bahwa sedekah membawa keberkahan bagi semua pihak.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Kediri untuk menciptakan kota yang penuh rahmat, damai, dan sejahtera melalui amalan kebaikan. Harapannya, dengan membudayakan sedekah, doa-doa bersama dapat "mengetuk pintu langit" dan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah.

Ajakan ini disampaikan dalam acara santunan akbar bertajuk "Sedekah Akbar 5" yang diselenggarakan di Kediri pada Minggu, 7 September. Kegiatan tersebut memberikan manfaat kepada 300 anak yatim, duafa, penghafal Al-Quran, serta penyandang disabilitas se-Kediri Raya, menunjukkan komitmen Pemkot Kediri dalam mendukung gerakan filantropi.

Sedekah: Kunci Keberkahan dan Doa yang Terkabul

Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha menegaskan pentingnya menjadikan sedekah sebagai budaya di tengah masyarakat. "Mari kita terus jadikan sedekah sebagai budaya. Insya Allah, dari sini doa-doa kita bersama benar-benar mengetuk pintu langit, membawa keberkahan untuk kita semua, dan menjadikan Kediri sebagai kota yang penuh rahmat, damai, dan sejahtera,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Beliau juga memberikan semangat kepada para penerima manfaat yang hadir dalam kegiatan Sedekah Akbar 5 bertema “Bersama Mengetuk Pintu Langit”. Tema ini dipilih karena diyakini doa dari anak-anak yatim dan orang-orang berhati tulus akan lebih cepat dikabulkan oleh Allah SWT, membawa harapan dan keberkahan.

Apresiasi tinggi disampaikan kepada Yayasan Rumah Muslim Kediri atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan penuh manfaat ini secara rutin. Acara dua tahunan ini dianggap sebagai wujud nyata dari rasa cinta, kepedulian, dan kebersamaan yang mampu menghangatkan suasana di Kota Kediri, memperkuat jalinan sosial antarwarga.

Membangun Generasi Kuat dan Berakhlak Mulia

Selain mengajak bersedekah, Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Wali Kota, juga memberikan motivasi mendalam kepada anak-anak penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah kebahagiaan bagi semua orang, sehingga anak-anak tidak boleh merasa sendiri karena banyak yang menyayangi dan mendoakan mereka.

Meskipun sebagian dari mereka mungkin memiliki keterbatasan fisik atau kondisi tertentu, Gus Qowim menekankan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh hal tersebut. Masa depan justru dibentuk oleh semangat yang membara, doa yang tulus, dan usaha yang sungguh-sungguh dalam mencapai cita-cita.

Dengan semangat tersebut, anak-anak diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia. Mereka diharapkan menjadi kebanggaan bangsa dan khususnya bagi Kota Kediri, membawa nama baik dan kontribusi positif di masa depan.

Acara Sedekah Akbar 5 ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, Pabung Kodim 0809 Kediri Mayor Inf Ngatari, Kepala BPS Kota Probolinggo Mouna Sri Wahyuni, Kepala BPS Kabupaten Tulungagung Dyah Sari Prihantari, Lurah Bandar Lor Wasis Tri, Pembina Yayasan Rumah Muslim Kediri Bimo, segenap pengurus Yayasan Rumah Muslim Kediri, serta Ketua Panitia Sedekah Akbar 5 Anwar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi