Tahukah Anda? Rutan Batam yang Overkapasitas Gencar Razia Demi Wujudkan Zero Halinar

Rutan Batam intensifkan razia gabungan bersama aparat penegak hukum demi mewujudkan Zero Halinar Rutan Batam, menargetkan nihil handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar. Apa saja yang ditemukan?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Rutan Batam yang Overkapasitas Gencar Razia Demi Wujudkan Zero Halinar
Rutan Batam intensifkan razia gabungan bersama aparat penegak hukum demi mewujudkan Zero Halinar Rutan Batam, menargetkan nihil handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar. Apa saja yang ditemukan? (AntaraNews)

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Kepulauan Riau, mengintensifkan razia gabungan bersama aparat penegak hukum. Langkah ini diambil untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang nihil peredaran handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar, atau yang dikenal dengan program Zero Halinar. Razia terbaru dilaksanakan pada Jumat (10/10) malam hingga Sabtu dini hari, menyasar enam kamar hunian di Rutan tersebut.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Batam, Purwo Aji Prasetyo, menegaskan bahwa razia gabungan ini merupakan wujud nyata komitmen. Komitmen tersebut bertujuan untuk mendukung gerakan Zero Halinar di Rutan Batam secara berkelanjutan. Razia ini melibatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan petugas internal Rutan Batam.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap blok hunian warga binaan, barang bawaan pribadi, serta area-area yang dianggap rawan. Tujuannya adalah untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di Rutan tetap dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Saat ini, Rutan Batam menampung 1.077 warga binaan, jauh melebihi kapasitas idealnya yang kurang lebih 500 jiwa.

Razia gabungan yang diintensifkan oleh Rutan Batam merupakan bentuk sinergi nyata antara Rutan dan aparat penegak hukum. Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari praktik-praktik penyimpangan. Purwo Aji Prasetyo menjelaskan bahwa ini adalah razia ketiga kalinya dalam minggu kedua Oktober 2025, menunjukkan konsistensi upaya.

Aji menambahkan, razia ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga marwah pemasyarakatan agar tetap bersih, aman, dan bebas dari narkoba maupun peredaran handphone ilegal. Komitmen ini sejalan dengan program nasional untuk menciptakan lingkungan Rutan yang lebih baik.

Pelaksanaan razia gabungan ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan profesional. Petugas memastikan bahwa proses pemeriksaan tidak mengganggu kenyamanan warga binaan. Hal ini penting untuk menjaga suasana kondusif di dalam Rutan, meskipun sedang dilakukan penertiban ketat.

Dalam razia gabungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan mendalam di setiap sudut kamar hunian. Mereka juga memeriksa setiap barang bawaan pribadi milik warga binaan. Fokus utama adalah mencari keberadaan barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Hasil dari razia ini cukup menggembirakan karena tidak ditemukan narkoba maupun handphone ilegal. Namun, sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan berhasil diamankan oleh petugas. Barang-barang ini kemudian akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku di Rutan Batam.

Barang-barang yang berhasil diamankan meliputi:

  • Korek api
  • Pisau cukup
  • Pena
  • Cotton bud
  • Karet gelang

Rutan Batam berkomitmen penuh dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program ini berfokus pada 13 area prioritas, termasuk pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di lapas/rutan. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi yang lebih besar untuk reformasi pemasyarakatan.

Selain itu, Rutan Batam juga menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait upaya berkelanjutan. Arahan tersebut menekankan pemberantasan handphone dan narkoba di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga integritas sistem pemasyarakatan.

Aji menegaskan bahwa Rutan Batam akan terus memperkuat kolaborasi lintas instansi. Kolaborasi ini penting untuk memastikan Rutan Batam tetap berada dalam koridor yang sehat dan profesional. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi