Tahukah Anda, Pentingnya Pendaftaran Merek Dagang UMKM? Poliban Dampingi Puluhan Pelaku Usaha di Banjarmasin

Tim dosen Poliban Banjarmasin mendampingi puluhan UMKM dalam Pendaftaran Merek Dagang, langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan perlindungan hukum. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda, Pentingnya Pendaftaran Merek Dagang UMKM? Poliban Dampingi Puluhan Pelaku Usaha di Banjarmasin
Tim dosen Poliban Banjarmasin mendampingi puluhan UMKM dalam Pendaftaran Merek Dagang, langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan perlindungan hukum. Simak selengkapnya! (Merdeka.com)

Tim dosen Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan (Kalsel) belum lama ini mendampingi puluhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mendaftarkan merek dagang. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi lokal.

Pendampingan pendaftaran merek dagang UMKM ini berlangsung di sekretariat Koperasi Pemasaran Dangsanak Kriya Katupat, Sungai Baru, Banjarmasin Tengah. Acara yang diselenggarakan pada 30 Agustus ini dihadiri puluhan UMKM yang tergabung dalam koperasi tersebut, serta perwakilan organisasi sosial dan UMKM sekitar Kota Banjarmasin.

Program ini merupakan upaya konkret dari Poliban untuk membantu UMKM agar merek dagang mereka terlindungi secara hukum. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber ahli dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Kalsel, yang memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya legalitas merek.

Pentingnya Perlindungan Kekayaan Intelektual bagi UMKM

Kementerian Hukum Kalsel menegaskan krusialnya merek dagang dalam melindungi kekayaan intelektual produk UMKM. Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Riswandi, bersama Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pratama Nurkesuma Febby Ikaningtiyas dan Help Desk Kekayaan Intelektual, Windri, menjelaskan detailnya. Mereka memaparkan berkas yang diperlukan dan tata cara pendaftaran merek dagang.

Proses pendaftaran merek dagang dapat dilakukan melalui laman resmi merek.dgip.go.id. Narasumber juga menguraikan jenis-jenis merek dagang yang kerap ditolak beserta alasannya. Informasi ini sangat membantu UMKM untuk menghindari kesalahan umum dalam proses pengajuan.

Rahimi Fitri, Ketua Tim PKM Poliban Kalsel, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran UMKM. Menurutnya, pendaftaran merek dagang bukan sekadar formalitas belaka. Ini adalah bentuk perlindungan atas identitas dan kekayaan intelektual yang sudah dirintis pelaku usaha.

Merek dagang yang terdaftar memberikan jaminan hukum yang kuat. Hal ini penting untuk kekayaan intelektual yang telah dirintis pelaku usaha. Perlindungan ini esensial di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, memberikan nilai tambah bagi produk UMKM.

Sinergi Poliban dan Koperasi Lokal dalam Pendampingan Merek Dagang UMKM

Kegiatan pendampingan pendaftaran merek dagang ini digagas oleh tim dosen Poliban dari berbagai program studi. Tim ini terdiri atas Rahimi Fitri, S.Kom., M.Kom, dan Joni Riadi, SST., M.T dari Program Studi D3 Teknik Informatika. Selain itu, Abdul Rozaq, S.Kom., MM., M.Kom dari D3 Sistem Informasi, serta Nitami Lestari Putri, S.Kom., M.Kom dari D4 Sistem Informasi Kota Cerdas juga turut berkontribusi.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen Poliban juga melibatkan mahasiswa, yaitu Budiannor, Athoillah, dan Muhammad Sauqi Aditya. Keterlibatan mahasiswa ini memberikan pengalaman praktis yang berharga. Pendanaan kegiatan ini berasal dari DIPA Poliban melalui Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Elisa Rahmawati Suryana, Ketua Koperasi Pemasaran Dangsanak Kriya Katupat, menyampaikan apresiasi tinggi atas pendampingan dari tim dosen Poliban ini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu membuka wawasan anggota koperasi. Kesadaran akan pentingnya melindungi merek dagang diharapkan meningkat secara signifikan.

Dengan merek dagang yang terdaftar, usaha UMKM diharapkan akan lebih berkelanjutan dan terlindungi secara hukum. Perlindungan ini akan memberikan nilai tambah signifikan bagi produk mereka. Hal ini penting dalam menghadapi persaingan pasar yang ketat dan dinamis.

Antusiasme Peserta dan Dampak Positif Pendaftaran Merek Dagang

Sesi sosialisasi dan pendampingan dari tim dosen Poliban tersebut berlangsung sangat interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif menyampaikan berbagai kendala dan pengalaman terkait merek dagang usaha mereka. Sesi tanya jawab menjadi momen penting untuk menggali informasi lebih dalam.

Sebagai bentuk motivasi, panitia memberikan kejutan berupa door prize spesial. Tiga UMKM terpilih mendapatkan fasilitasi pendaftaran merek dagang gratis. Hadiah ini disambut meriah oleh seluruh peserta, menambah semangat mereka untuk segera mendaftarkan merek dagang.

Pemberian hadiah tersebut semakin memotivasi peserta yang hadir. Mereka termotivasi untuk segera mendaftarkan merek dagang usaha mereka. Ini menunjukkan keberhasilan program dalam mendorong aksi nyata dari para pelaku UMKM.

Dengan adanya pendampingan ini, Poliban berharap UMKM Banjarmasin semakin siap menghadapi persaingan bisnis. Program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Tujuannya adalah menciptakan UMKM yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi