Tahukah Anda Pentingnya Legalitas? Pemkot Sorong Fasilitasi 23 Pasangan Ikuti Pernikahan Sipil Gratis

Pemkot Sorong bersama Yayasan Mawar Sharon Peduli sukses memfasilitasi 23 pasangan dalam program Pernikahan Sipil Sorong gratis. Simak mengapa legalitas ini krusial bagi keluarga!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Pentingnya Legalitas? Pemkot Sorong Fasilitasi 23 Pasangan Ikuti Pernikahan Sipil Gratis
Pemkot Sorong bersama Yayasan Mawar Sharon Peduli sukses memfasilitasi 23 pasangan dalam program Pernikahan Sipil Sorong gratis. Simak mengapa legalitas ini krusial bagi keluarga! (Merdeka.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong telah mengambil langkah proaktif dalam mendukung legalitas keluarga di wilayahnya. Sebanyak 23 pasangan suami istri berhasil mengikuti program pernikahan sipil yang difasilitasi secara gratis.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Sorong dan Yayasan Mawar Sharon Peduli (MSP) yang bertujuan mulia. Program ini dilaksanakan untuk memastikan setiap keluarga memiliki status hukum yang sah di mata negara dan agama.

Pernikahan sipil massal ini diselenggarakan di Sorong dan menjadi momen penting bagi para pasangan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memperkuat fondasi keluarga serta memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi anak-anak.

Pentingnya Legalitas Pernikahan dan Dukungan Pemkot Sorong

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa legalitas pernikahan merupakan fondasi esensial dalam membentuk keluarga yang kuat dan bermartabat. Program ini bertujuan membantu pasangan memperoleh status hukum yang sah, baik secara gerejawi maupun administratif negara.

Menurut Lobat, momen pernikahan kudus ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi pasangan yang terlibat, tetapi juga bagi seluruh elemen masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya kolektif dalam membangun generasi Papua yang memiliki kepastian hukum dan perlindungan yang layak.

Pemerintah Kota Sorong memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pernikahan massal ini, termasuk memfasilitasi penerbitan akta nikah dan kartu keluarga secara gratis bagi pasangan suami istri. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan setiap keluarga memiliki legalitas yang sah, mendapatkan perlindungan hukum yang kuat, serta hak-hak sipil yang terpenuhi oleh hukum negara.

Mengatasi Tantangan dan Sinergi untuk Keluarga Berhukum di Sorong

Event Director MSP, Dendy Lifton, mengungkapkan bahwa kegiatan pernikahan sipil ini lahir dari keprihatinan mendalam. Banyak pasangan di Sorong yang belum tercatat secara hukum akibat berbagai faktor, seperti keterbatasan ekonomi, pengaruh budaya, dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya legalitas pernikahan.

Situasi ini berdampak serius pada kehidupan keluarga, di mana banyak yang kehilangan pengakuan secara hukum. Lebih lanjut, anak-anak dari pernikahan yang tidak tercatat seringkali tidak mendapatkan perlindungan yang memadai dari negara.

Lifton menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sah, kuat, dan bermartabat. Kolaborasi erat ini menjadi kunci utama untuk mengatasi hambatan yang ada, memastikan setiap keluarga di Sorong memiliki kepastian hukum, dan membangun fondasi sosial yang lebih kokoh.

Inisiatif seperti program pernikahan sipil gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan legalitas yang jelas, setiap keluarga di Sorong dapat menatap masa depan dengan lebih tenang dan penuh harapan, serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi