Tahukah Anda? Pemkab Sigi Hibahkan Lahan Khusus untuk Dewan Adat Sigi, Perkuat Pelestarian Budaya

Pemerintah Kabupaten Sigi menunjukkan komitmen kuat dalam pelestarian budaya dengan menghibahkan lahan strategis kepada Dewan Adat Sigi, diharapkan menjadi pusat kegiatan adat dan solusi sosial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Pemkab Sigi Hibahkan Lahan Khusus untuk Dewan Adat Sigi, Perkuat Pelestarian Budaya
Pemerintah Kabupaten Sigi menunjukkan komitmen kuat terhadap pelestarian budaya dengan menyerahkan lahan kepada Dewan Adat Sigi. Apa dampak langkah ini bagi kearifan lokal? (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, baru-baru ini memperkuat komitmennya dalam pelestarian nilai-nilai adat dan budaya daerah. Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, secara langsung mengajak dewan adat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya yang ada. Inisiatif ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan keberlangsungan tradisi lokal.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Sigi telah menghibahkan sebidang lahan kepada dewan adat di Kabupaten Sigi. Lahan ini diharapkan menjadi pusat strategis untuk berbagai aktivitas adat dan musyawarah. Penyerahan lahan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sigi.

Samuel Yansen Pongi menjelaskan bahwa lahan tersebut nantinya dapat digunakan untuk pembangunan tempat sidang dan musyawarah adat. Selain itu, lokasi ini juga akan menjadi pusat kegiatan kelembagaan adat di wilayah tersebut. Dukungan ini bertujuan agar Dewan Adat Sigi memiliki ruang yang layak dalam menjalankan fungsinya.

Dukungan Konkret Pemkab Sigi untuk Pelestarian Adat

Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menegaskan bahwa pemberian lahan kepada dewan adat merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam melestarikan nilai-nilai adat. Lahan ini berlokasi di Desa Pombewe, tidak jauh dari kawasan hunian tetap Pombewe. Harapannya, lokasi ini akan menjadi wadah yang representatif bagi seluruh kegiatan adat di Kabupaten Sigi.

Samuel menyatakan, "Nantinya lahan ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis untuk berbagai aktivitas adat, termasuk musyawarah, forum penyelesaian masalah, dan pertemuan adat lainnya." Pernyataan ini disampaikan saat ditemui awak media di Desa Bora pada Minggu lalu. Inisiatif ini mencerminkan visi pemerintah untuk memberdayakan lembaga adat.

Pemerintah daerah berharap Dewan Adat Sigi dapat memanfaatkan lahan ini secara optimal. Pembangunan fasilitas seperti tempat sidang dan musyawarah adat akan memperkuat peran dewan adat. Ini sekaligus menjadi pusat kegiatan kelembagaan adat yang kokoh di daerah tersebut, mendukung pelestarian budaya.

Peran Krusial Dewan Adat Sigi dalam Harmoni Sosial

Samuel Yansen Pongi juga mengemukakan pentingnya peran dan kontribusi Dewan Adat Sigi dalam menjaga ketertiban sosial. Dewan adat diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Keberadaan lembaga adat seringkali menjadi jembatan penyelesaian konflik di luar jalur hukum formal.

Ia menambahkan, "Tentunya banyak persoalan bisa diselesaikan lewat jalur adat tanpa harus selalu menempuh hukum positif, pemerintah daerah memberikan lahan agar lembaga adat memiliki ruang yang layak dalam menjalankan fungsinya." Ini menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap efektivitas penyelesaian masalah melalui kearifan lokal. Peran dewan adat sangat vital dalam menjaga kedamaian.

Samuel menyebutkan bahwa Dewan Adat Sigi merupakan mitra penting pemerintah dalam membangun harmoni dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Ke depan, dewan adat di Sigi diharapkan semakin kokoh dalam menjaga tradisi. Mereka juga diharapkan mampu menjadi solusi atas persoalan-persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat.

Apresiasi dan Komitmen Dewan Adat Sigi

Ketua Dewan Adat Kabupaten Sigi, Aries Singie, menyambut baik dan mengapresiasi dukungan pemerintah daerah ini. Penyerahan lahan tersebut dianggap sebagai bukti nyata kepedulian Pemkab Sigi terhadap masyarakat adat. Singie menegaskan bahwa kearifan lokal selama ini telah menjadi identitas kuat Kabupaten Sigi.

Singie menyatakan, "Langkah Pemkab Sigi ini sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas Kabupaten Sigi." Apresiasi ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan lembaga adat. Kolaborasi ini penting untuk menjaga keberlanjutan budaya.

Aries Singie memastikan bahwa lahan yang diberikan Pemkab Sigi kepada Dewan Adat Sigi akan dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya. Ia berkomitmen, "Kami akan manfaatkan ini untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Sigi termasuk pertemuan adat." Pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh elemen masyarakat Sigi dalam melestarikan adat dan budaya mereka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi