Medan Pecahkan Rekor MURI Dunia: Penampilan Kulcapi Terbanyak, Wujud Pelestarian Budaya Nusantara

Pemerintah Kota Medan berhasil meraih Rekor MURI Kulcapi Medan atas penampilan alat musik tradisional kulcapi dengan peserta terbanyak di dunia, menandai komitmen pelestarian budaya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Medan Pecahkan Rekor MURI Dunia: Penampilan Kulcapi Terbanyak, Wujud Pelestarian Budaya Nusantara
Pemerintah Kota Medan berhasil meraih Rekor MURI Kulcapi Medan atas penampilan alat musik tradisional kulcapi dengan peserta terbanyak di dunia, menandai komitmen pelestarian budaya. (AntaraNews)

Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, secara resmi menerima penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada Minggu, 5 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas pencapaian rekor penampilan alat musik tradisional kulcapi dengan jumlah peserta terbanyak di dunia. Keberhasilan ini menempatkan Medan sebagai kota yang berkomitmen tinggi dalam melestarikan warisan budaya Indonesia.

Piagam penghargaan MURI tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager MURI, Triyono, kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, dalam sebuah acara yang meriah. Penyerahan ini menjadi momen penting yang disaksikan oleh ratusan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, menambah semarak perayaan.

Triyono menegaskan bahwa rekor ini akan tercatat sebagai rekor dunia, menjadi bentuk apresiasi MURI kepada pemerintah kota setempat. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi mereka dalam merawat dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara, khususnya alat musik kulcapi.

Apresiasi MURI untuk Pelestarian Budaya Nusantara

Penghargaan MURI yang diterima Kota Medan bukan sekadar pengakuan atas jumlah peserta, melainkan sebuah simbol apresiasi mendalam terhadap upaya pelestarian budaya. Triyono, Senior Manager MURI, menyatakan bahwa rekor ini merupakan bentuk penghargaan atas komitmen Pemerintah Kota Medan dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya. Inisiatif ini diharapkan dapat memicu semangat masyarakat untuk lebih mencintai budayanya sendiri.

Kegiatan ini secara khusus menyoroti penampilan 100 pemain kulcapi yang didominasi oleh generasi muda. Keterlibatan aktif kaum muda ini menjadi indikator keberhasilan pemerintah kota dalam menarik minat mereka terhadap seni tradisional. Hal ini sejalan dengan visi untuk memastikan keberlangsungan budaya di tengah gempuran modernisasi.

Triyono menambahkan bahwa angka 100 pemain ini bukan hanya sekadar jumlah, tetapi juga melambangkan 100 alasan kuat untuk mencintai budaya Indonesia. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya setiap individu, terutama generasi penerus, untuk terlibat aktif dalam melestarikan kekayaan budaya bangsa. Rekor ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa.

Semangat Generasi Muda dalam Melestarikan Kulcapi

Penampilan 100 pemain kulcapi yang mayoritas adalah generasi muda menunjukkan adanya regenerasi dan minat yang tinggi terhadap alat musik tradisional. Pemerintah Kota Medan berhasil menciptakan platform yang menarik bagi kaum muda untuk belajar dan menampilkan kulcapi, sebuah langkah strategis dalam pelestarian budaya. Upaya ini membuktikan bahwa budaya tradisional dapat tetap relevan dan diminati oleh berbagai kalangan usia.

Keterlibatan generasi muda dalam jumlah besar ini adalah hasil dari program dan inisiatif yang digalakkan oleh pemerintah daerah. Melalui kegiatan semacam ini, mereka tidak hanya diajarkan cara memainkan kulcapi, tetapi juga ditanamkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap budaya lokal. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kebudayaan Indonesia.

Dampak dari partisipasi aktif generasi muda ini sangat signifikan, tidak hanya dalam memecahkan rekor MURI, tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Mereka menjadi duta-duta budaya yang akan meneruskan tradisi ini kepada generasi selanjutnya. Hal ini juga memperkuat identitas budaya Kota Medan di kancah nasional maupun internasional.

Perayaan HUT Kota Medan dan Pencapaian Rekor Dunia

Penyerahan Rekor MURI ini menjadi salah satu agenda utama yang memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-436 Kota Medan. Acara ini disaksikan oleh ratusan masyarakat yang antusias, menciptakan atmosfer kebersamaan dan kebanggaan lokal. Momen ini sekaligus menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Kota Medan.

Rekor tersebut secara resmi tercatat pada piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia dengan nomor 12790/R.MURI/VII 2026. Pencatatan ini mengukuhkan Kota Medan sebagai pemegang rekor dunia untuk penggelaran kulcapi dengan peserta terbanyak. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak.

Perayaan HUT Kota Medan dengan agenda pemecahan rekor MURI ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga edukasi bagi masyarakat. Mereka dapat melihat langsung bagaimana budaya lokal dijunjung tinggi dan dilestarikan. Acara semacam ini memperkuat ikatan emosional antara warga dengan warisan budayanya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi