Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lampung Selatan baru-baru ini menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan persatuan. Imbauan ini disampaikan khususnya bagi mereka yang sedang berjuang menyampaikan aspirasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap aksi demonstrasi berjalan damai dan tidak menimbulkan dampak negatif.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Selatan, Sutino Sasmito, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Ia berharap agar semua umat Islam di wilayah tersebut dapat melakukan aksi dengan tetap kondusif dan menghindari tindakan anarkis. Seruan ini mencerminkan kepedulian organisasi terhadap stabilitas sosial dan keamanan di Lampung Selatan.
Sutino juga menambahkan bahwa doa dan harapan terbaik selalu menyertai Lampung Selatan agar dijauhkan dari segala mara bahaya. Ia secara khusus meminta kepada pihak-pihak yang akan menggelar aksi damai untuk senantiasa menjaga persatuan dan tetap mempertahankan suasana kondusif. Imbauan ini menjadi landasan penting bagi setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum.
Advertisement
Advertisement
Sutino Sasmito menyerukan semua pihak untuk menahan diri demi menjaga situasi yang kondusif di tanah air, khususnya di Provinsi Lampung. Ia berharap agar semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, dan pihak lainnya, dapat menahan diri. Hal ini penting agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang berpotensi merusak tujuan mulia dari aksi.
Menurutnya, seruan untuk menjaga kondusifitas aksi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang paling buruk. Masa depan bangsa Indonesia dinilai masih sangat panjang dan perlu dijaga bersama. Oleh karena itu, setiap tindakan yang dapat memicu konflik atau kerusuhan harus dihindari dengan bijak dan penuh tanggung jawab.
Sutino menyatakan keprihatinannya atas kondisi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi berbagai tantangan, termasuk demo dengan segala dampaknya. Ia hanya bisa berdoa agar negeri ini segera bisa hidup damai, adil, dan makmur. Keinginan ini menjadi cerminan harapan seluruh masyarakat akan stabilitas dan kesejahteraan.
Advertisement
Advertisement
Sutino Sasmito juga menyoroti bahwa demo yang menimbulkan kerusuhan akan berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat. Dampak negatif ini utamanya akan dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah yang masih harus berjuang mencari nafkah setiap harinya. Kestabilan ekonomi dan sosial menjadi taruhan jika aksi tidak berjalan kondusif.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lampung Selatan, Ahmad Hadi Hafidi, menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, aksi demo yang anarkis hanya akan menciptakan kegaduhan dan memperkeruh suasana. Hal ini tentu tidak sesuai dengan semangat demokrasi yang mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi secara damai.
Ahmad Hadi Hafidi mengajak semua pihak untuk melihat persoalan ini secara jernih, mengingat bangsa Indonesia sedang mengalami ujian. Ia menyerukan kepada kawan-kawan mahasiswa, Polri, tokoh politik, tokoh buruh, tokoh agama, dan elemen lainnya untuk bersama-sama menahan diri. Jangan sampai daya emosional dipertaruhkan demi kemajuan bangsa ke depan, melainkan harus bersatu dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews