Tahukah Anda Manfaatnya? LKBN ANTARA dan DPR RI Gelar Aksi Penghijauan Rembang dengan 500 Bibit Buah di Desa Wisata Sendangasri

LKBN ANTARA dan Komisi VII DPR RI berkolaborasi dalam aksi Penghijauan Rembang dengan menanam 500 bibit buah di Desa Sendangasri, Lasem. Upaya ini dukung lingkungan dan ketahanan pangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Manfaatnya? LKBN ANTARA dan DPR RI Gelar Aksi Penghijauan Rembang dengan 500 Bibit Buah di Desa Wisata Sendangasri
LKBN ANTARA dan Komisi VII DPR RI berkolaborasi dalam aksi Penghijauan Rembang dengan menanam 500 bibit buah di Desa Sendangasri, Lasem. Upaya ini dukung lingkungan dan ketahanan pangan. (AntaraNews)

Perum LKBN ANTARA bersama Komisi VII DPR RI baru-baru ini menggelar aksi nyata untuk lingkungan di Rembang. Mereka berkolaborasi menanam 500 bibit pohon buah dan peneduh di Desa Sendangasri, Lasem, Kabupaten Rembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program penghijauan nasional yang berkelanjutan.

Acara penting ini berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Hadir antara lain Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi serta Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty. Bupati Rembang Harno juga turut serta dalam kegiatan yang berfokus pada kelestarian alam ini.

Penanaman bibit ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah lingkungan semata. Lebih dari itu, inisiatif ini juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Desa Sendangasri dipilih karena prestasinya sebagai salah satu desa wisata nasional yang terus berkembang.

Sinergi untuk Lingkungan dan Ketahanan Pangan

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LKBN ANTARA, Nina Kurnia Dewi, menegaskan pentingnya kegiatan ini. Menurutnya, aksi penanaman pohon merupakan wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

Desa Sendangasri dipilih sebagai lokasi penghijauan Rembang karena memiliki potensi besar. Desa ini telah diakui sebagai salah satu dari 100 besar desa wisata nasional pada tahun 2024. Bahkan, desa ini diproyeksikan masuk 15 besar pada tahun 2025.

Nina Kurnia Dewi menambahkan bahwa pohon adalah elemen krusial bagi generasi mendatang. "Desa Sendangsari ini tahun 2024 masuk 100 besar desa wisata, dan pada 2025 menjadi 15 besar. Kami bersyukur bisa berkontribusi dengan menanam pohon di desa yang berkembang dari sisi pertanian, seni, dan budaya. Pohon merupakan elemen penting untuk keberlanjutan generasi mendatang," ujarnya. Selain penanaman, ANTARA juga mendukung ekonomi lokal dengan berbelanja di BUMDes setempat.

Pentingnya Merawat Pohon dan Dampaknya

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Ia menekankan bahwa penanaman pohon bukan sekadar seremoni belaka. Perawatan berkelanjutan adalah kunci agar pohon dapat tumbuh dan memberikan manfaat optimal.

Evita Nursanty menyoroti peran vital pohon bagi kehidupan dan lingkungan. Ia menjelaskan bahwa satu pohon trembesi mampu menyerap 28 ton karbon dioksida setiap tahunnya. "Pohon memegang peranan vital dalam kehidupan. Satu pohon trembesi bisa menyerap 28 ton karbon dioksida per tahun. Oleh karena itu jangan hanya menanam, tetapi harus merawatnya. Saya berharap tahun depan saat kembali ke sini, pohon-pohon ini sudah tumbuh subur dan berbuah," harap Evita. Pesan ini menekankan pentingnya komitmen jangka panjang.

Bupati Rembang, Harno, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan. Ia berharap masyarakat dan pemerintah desa dapat bekerja sama menjaga dan memanfaatkan pohon-pohon yang ditanam. Dukungan ini sangat berarti bagi program penghijauan Rembang di wilayahnya.

Bupati Harno menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendampingi proses perawatan. "Kami siap mendampingi dan memastikan 500 pohon ini bisa tumbuh. Ke depan, masih banyak lahan kering yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan maupun ketahanan pangan," ujarnya. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.

Kolaborasi antara LKBN ANTARA, DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini menjadi contoh sinergi positif. Diharapkan, Desa Sendangasri akan semakin berkembang sebagai desa wisata. Desa ini diharapkan menjadi lebih teduh, berdaya saing, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi