Samarinda, 18 Oktober 2025 – Borneo FC berhasil memperpanjang rekor kemenangan mereka setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor 2-0 dalam lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, pada Sabtu sore itu menjadi saksi dominasi Pesut Etam.
Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Borneo FC, tetapi juga memantapkan posisi mereka di puncak klasemen sementara. Mereka kini semakin menjauh dari pesaing utamanya, Persita Tangerang, dalam perburuan gelar juara.
Dua gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Douglas Coutinho pada menit ke-74 dan Maicon de Souza da Silva empat menit berselang. Hasil positif ini merupakan kemenangan ketujuh beruntun bagi tim berjuluk Pesut Etam dalam tujuh pertandingan yang telah dilakoni di musim ini.
Advertisement
Advertisement
Perjuangan Babak Pertama dan Rotasi Strategis
Meskipun tampil di hadapan ribuan pendukung setianya, Borneo FC terlihat belum menemukan ritme kerja sama tim yang solid pada babak pertama. Skuad asuhan Fabio Lefundes memang menciptakan sejumlah peluang emas melalui Mariano Peralta dan M Sihran, namun belum ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Di sisi lain, Persik Kediri juga memberikan perlawanan sengit dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Jose Enrique dan Telmo Castanheira memaksa penjaga gawang Borneo FC, Nadeo, untuk melakukan aksi penyelamatan gemilang. Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Fabio Lefundes melakukan rotasi pemain yang terbukti jitu. M Sihran ditarik keluar dan digantikan oleh Douglas Coutinho. Kehadiran amunisi baru ini segera memberikan dampak positif, terutama di lini depan Borneo FC.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Babak Kedua dan Gol Penentu Kemenangan
Serangan Borneo FC menjadi lebih efektif dan mampu menembus jantung pertahanan Persik Kediri. Lini depan Pesut Etam yang diperkuat Peralta, Douglas Coutinho, dan Maicon beberapa kali mengancam gawang Persik yang dikawal Husna Al Malik. Tekanan terus-menerus ini akhirnya membuahkan hasil.
Borneo FC sempat mencetak gol pada menit ke-55 melalui tendangan keras Douglas Coutinho, namun gol tersebut dianulir wasit karena dianggap offside. Situasi ini tidak menyurutkan semangat juang para pemain Pesut Etam yang terus berupaya mencari celah.
Persik Kediri juga sempat memberikan ancaman pada menit ke-66 melalui aksi Imanol Garcia yang melepaskan sepakan akurat di kotak penalti, namun bola berhasil ditepis oleh Nadeo. Momen krusial terjadi pada menit ke-74 ketika Douglas Coutinho akhirnya membuka keunggulan bagi Borneo FC. Memanfaatkan umpan Mariano Peralta, gol ini awalnya dianulir karena dinilai offside, namun setelah wasit berkomunikasi dengan petugas VAR, gol tersebut disahkan.
Advertisement
Empat menit berselang, Maicon de Souza da Silva berhasil menggandakan keunggulan tim tuan rumah menjadi 2-0. Gol ini juga lahir berkat umpan matang dari Mariano Peralta, yang menunjukkan kontribusi besar dalam pertandingan ini. Hingga babak tambahan waktu berakhir, skor 2-0 untuk Borneo FC bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Advertisement
Implikasi Klasemen dan Perjalanan Liga
Tambahan tiga poin dari pertandingan ini memantapkan posisi Borneo FC di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan total 21 poin. Mereka kini memimpin dengan selisih yang cukup signifikan dari para pesaingnya. Konsistensi Pesut Etam dalam meraih kemenangan menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
Sementara itu, kekalahan ini membuat tim Persik Kediri tetap bertahan di posisi ke-9 klasemen dengan perolehan 10 poin. Hasil ini tentunya menjadi evaluasi penting bagi Macan Putih untuk memperbaiki performa di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Perjalanan liga masih panjang, dan setiap tim akan terus berjuang untuk mencapai target masing-masing.
Sumber: AntaraNews
Advertisement