Tahukah Anda? Aljazair, Negara Terbesar di Afrika, Perkuat Hubungan Aljazair ASEAN Menuju Kemitraan Dialog Sektoral

Aljazair berupaya tingkatkan Hubungan Aljazair ASEAN ke Kemitraan Dialog Sektoral, membuka peluang investasi dan perdagangan baru. Simak detail upaya penguatan kerja sama ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Aljazair, Negara Terbesar di Afrika, Perkuat Hubungan Aljazair ASEAN Menuju Kemitraan Dialog Sektoral
Aljazair berupaya tingkatkan Hubungan Aljazair ASEAN ke Kemitraan Dialog Sektoral, membuka peluang investasi dan perdagangan baru. Simak detail upaya penguatan kerja sama ini. (AntaraNews)

Aljazair, negara terbesar di benua Afrika, secara aktif berupaya memperkuat jalinan diplomasi dan ekonomi dengan negara-negara di Asia Tenggara. Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan hubungan dengan ASEAN, sebuah organisasi regional yang beranggotakan sepuluh negara di Asia Tenggara.

Duta Besar Aljazair untuk Indonesia, Singapura, Brunei Darussalam, dan ASEAN, Abdelouahab Osmane, menyatakan komitmen tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam perayaan "National Day" Aljazair yang berlangsung di Jakarta pada hari Senin.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengangkat status hubungan Aljazair dengan ASEAN ke tingkat Kemitraan Dialog Sektoral. Harapannya, penguatan ini akan membuka lebih banyak peluang investasi dan perdagangan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Upaya Peningkatan Kemitraan Regional

Aljazair menegaskan keinginannya untuk memperdalam hubungan dengan ASEAN, sejalan dengan prinsip-prinsip diplomasi mereka. Dubes Abdelouahab Osmane secara gamblang menyebutkan tujuan ini dalam sambutannya.

"Sejalan dengan prinsip-prinsipnya, Aljazair berupaya meningkatkan hubungan dengan ASEAN ke tingkat Kemitraan Dialog Sektoral, sambil terus membangun hubungan dengan negara lain berdasarkan asas saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam negeri pihak lain," ujar Dubes Abdelouahab.

Penguatan hubungan ini tidak hanya berfokus pada aspek diplomatik semata, tetapi juga mencakup peningkatan kerja sama ekonomi. Aljazair melihat potensi besar dalam memperluas investasi dan perdagangan dengan berbagai mitra di kawasan ASEAN.

Prospek Kerja Sama Bilateral Aljazair-Indonesia

Hubungan bilateral antara Aljazair dan Indonesia telah terjalin lama, tepatnya sejak tahun 1963. Sejarah panjang ini menjadi fondasi kuat untuk pengembangan kerja sama di berbagai sektor.

Pada bulan Oktober 2025, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Muhammad Anis Matta melakukan kunjungan kerja penting ke Aljazair. Kunjungan ini menjadi salah satu indikator keseriusan kedua negara dalam mempererat ikatan.

Dubes Abdelouahab Osmane juga mengindikasikan adanya agenda penting dalam waktu dekat. "Dalam beberapa bulan mendatang, diharapkan akan ada kunjungan tingkat tinggi dari kedua belah pihak, khususnya dalam kerangka Komisi Bersama untuk Kerja Sama Ekonomi dan Teknis serta Konsultasi Politik antara kedua negara," jelasnya.

Minat Investasi dan Pertukaran Ekonomi

Kedua negara baru-baru ini telah bertukar pandangan mengenai prospek kerja sama antar perusahaan. Hal ini menunjukkan adanya ketertarikan yang kuat dari sektor swasta untuk berinvestasi dan berdagang.

Tingginya minat perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di Aljazair menjadi dorongan utama. Di sisi lain, daya tarik ekonomi Indonesia juga sangat menarik bagi Aljazair, terutama dalam bidang investasi dan perdagangan.

Perayaan "National Day" Aljazair di Jakarta turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Alwi Shihab, serta beberapa duta besar asing seperti dari Arab Saudi dan Iran. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya acara ini dalam konteks diplomasi dan ekonomi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi