Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan segera memiliki Masjid Raya Sumatera Utara yang megah dan berkapasitas besar. Rencana pembangunan ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas ibadah yang representatif bagi umat Muslim di wilayah tersebut. Masjid ini diharapkan menjadi ikon baru dan pusat kegiatan keagamaan di Sumut.
Dengan luas lahan mencapai 20 hektare, masjid ini dirancang untuk mampu menampung hingga 100.000 sampai 150.000 jemaah. Mohammad Hatta, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumut, membandingkan, "Kalau di Jakarta ada Masjid Istiqlal, kapasitasnya sekitar 200.000 jamaah. Kalau di daerah-daerah di Sumut kapasitasnya sekitar 50.000 jamaah." Kapasitas besar ini menunjukkan ambisi proyek.
Pihak Baznas Sumut telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution terkait rencana pembangunan masjid raya tingkat provinsi tersebut. Meskipun demikian, lokasi pasti dan nama resmi masjid hingga kini belum diputuskan karena masih ada pembahasan tingkat lanjut. Pemerintah Provinsi Sumut menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.
Advertisement
Advertisement
Beberapa lokasi strategis telah diusulkan sebagai calon tempat pembangunan Masjid Raya Sumatera Utara. Mohammad Hatta menyebutkan tiga opsi utama, yaitu eks-Bandara Polonia, Sumut Sport Centre di Deli Serdang, dan Islamic Center di Martubung, Medan Labuhan. Pemilihan lokasi akan mempertimbangkan aksesibilitas dan potensi pengembangan di masa depan.
Kompleks masjid raya ini tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dirancang sebagai pusat peradaban Islam. Mohammad Hatta menjelaskan, "Juga akan dibangun pusat kesehatan Islami dan masjid juga akan menaungi perguruan tinggi ilmu Al Quran." Ini menunjukkan visi holistik dalam pengembangan fasilitas keagamaan di Masjid Raya Sumatera Utara.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menekankan pentingnya penetapan lokasi yang strategis. Ia berharap masjid raya nantinya menjadi pusat kegiatan keagamaan, meningkatkan silaturahim, ukhuwah antarwarga, pengembangan ekonomi, serta pusat pendidikan. "Intinya Pemprov Sumut mendukung penuh program pembangunan masjid provinsi," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Salah satu lokasi yang menonjol adalah Sumut Sport Centre di Kabupaten Deli Serdang. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sumut, Masfullah Daulay, menjelaskan bahwa lokasi ini memiliki lahan seluas 301 hektare. Luasan ini sangat memadai untuk pembangunan Masjid Raya Sumatera Utara beserta fasilitas pendukungnya.
Menurut Masfullah Daulay, rencana induk Sumut Sport Centre memang sudah mencakup pembangunan masjid. "Berdasar rencana induk akan dibangun masjid, tapi hingga kini belum terwujud," ujarnya. Keberadaan lahan yang luas dan rencana awal ini menjadikan Sumut Sport Centre pilihan yang kuat untuk proyek Masjid Raya Sumatera Utara.
Keunggulan lain dari Sumut Sport Centre adalah batasan ketinggian bangunan. "Untuk batas ketinggian di sana 68 meter. Jadi kalau tidak melewati, dan tidak perlu meminta izin lagi," jelas Daulay. Hal ini dapat mempercepat proses perizinan dan pembangunan, menghindari hambatan birokrasi yang mungkin muncul di lokasi lain untuk Masjid Raya Sumatera Utara.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Masjid Raya Sumatera Utara bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan mewujudkan visi besar sebagai pusat peradaban Islam. Dengan fasilitas yang lengkap, masjid ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan. Ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas umat di Sumut.
Kehadiran pusat kesehatan Islami dan perguruan tinggi ilmu Al Quran di dalam kompleks masjid akan memberikan nilai tambah yang signifikan. Fasilitas ini akan melayani kebutuhan masyarakat secara komprehensif, mulai dari aspek spiritual, kesehatan, hingga pendidikan. Ini akan menjadikan Masjid Raya Sumatera Utara sebagai mercusuar ilmu pengetahuan dan kesejahteraan.
Diharapkan, Masjid Raya Sumatera Utara ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumut. Selain itu, proyek ini juga berpotensi menarik wisatawan religi, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan Baznas menunjukkan komitmen kuat terhadap realisasi visi ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews