Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sultan sampaikan permintaan maaf usai gelar Kraton Wedding

Sultan sampaikan permintaan maaf usai gelar Kraton Wedding Pernikahan putri Sultan HB X. ©Rumgapres/Abror Rizki

Merdeka.com - Setelah semua rangkaian acara pernikahan, GKR Hayu dan KPH Notonegoro pamitan kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X di Gedhong Jene, Kompleks Kraton Yogyakarta, Rabu (23/10) malam sekitar pukul 19.45.

Acara pamitan ini merupakan akhir dari rangkaian pernikahan yang diikuti oleh Sri Sultan, GKR Hemas, Kedua Pengantin dan Besan serta Rayi Dalem Kraton. Dengan mengenakan bisa berwarna putih, KPH Notonegoro berjalan beriringan dari bangsal Ksatrian menuju Gedhong Jene didampingi sejumlah kerabat.

Sesampainya di Gedhong Jene mereka disambut Sri Sultan dan GKR Hemas lalu memasuki Gedhong Jene. Sultan pun bersyukur acara ini sudah berlangsung dengan baik.

"Saya bersyukur prosesi pernikahan ini bisa berlangsung dengan baik tanpa ada gangguan," kata Sultan.

Sultan melanjutkan, ia meminta maaf jika ada kesalahan panitia selama acara tersebut berlangsung. "Kami sekeluarga meminta maaf jika dalam pelaksanaan pernikahan putra putri kita berdua terhadap kesalahan," ujar Sultan.

Sebagai manusia menurut Sultan sudah pasti terdapat kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu dia berharap, besan serta keluarga bisa memaklumi jika terdapat kekurangan dalam rangkaian pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro.

"Saya berhadap kita semua bisa saling memaklumi dan memaafkan," lanjut Sultan. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP