Sudin KPKP Pastikan Keamanan Pangan Hewan Jakarta Utara Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Suku Dinas KPKP Jakarta Utara gencar lakukan pengawasan untuk memastikan keamanan pangan hewan di wilayahnya, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, demi menjamin produk layak konsumsi masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sudin KPKP Pastikan Keamanan Pangan Hewan Jakarta Utara Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
Suku Dinas KPKP Jakarta Utara gencar lakukan pengawasan untuk memastikan keamanan pangan hewan di wilayahnya, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, demi menjamin produk layak konsumsi masyarakat. (AntaraNews)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara (Jakut) secara intensif melakukan pengawasan keamanan pangan yang berasal dari hewan. Kegiatan ini menyasar sejumlah Tempat Pemotongan Unggas (TPU) di wilayah tersebut. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan seluruh produk pangan hewani yang beredar di masyarakat aman dan layak dikonsumsi, terutama menjelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit, menegaskan bahwa inisiatif ini krusial untuk melindungi konsumen. Pengawasan dilakukan pada Jumat (13/3) di RW 01, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. Lokasi ini menjadi fokus karena banyaknya aktivitas pemotongan unggas.

Pemeriksaan difokuskan pada enam pelaku usaha pemotongan ayam dari sekitar 40 usaha serupa yang beroperasi di Sunter Agung. Petugas memeriksa proses pemotongan unggas agar sesuai dengan ketentuan kesehatan yang berlaku. Selain itu, kebersihan lokasi dan penanganan karkas ayam turut menjadi perhatian utama.

Pengawasan yang dilakukan Sudin KPKP Jakarta Utara merupakan bagian integral dari kegiatan kesehatan masyarakat veteriner. Tujuan utamanya adalah untuk menjamin keamanan pangan hewani yang sampai ke tangan konsumen. Petugas memastikan bahwa setiap tahapan pemotongan unggas memenuhi standar kebersihan dan kesehatan yang ketat.

Novy Christine Palit menjelaskan, petugas tidak hanya memeriksa proses pemotongan saja. Mereka juga mengecek kondisi peralatan yang digunakan serta kebersihan menyeluruh di lokasi pemotongan. Penanganan karkas ayam juga diawasi secara cermat agar tetap higienis sebelum didistribusikan ke pasar.

Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah kontaminasi dan memastikan kualitas produk. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa tenang saat mengonsumsi produk pangan asal hewan. Jaminan keamanan ini menjadi prioritas utama Sudin KPKP.

Selain melakukan pemeriksaan, Kepala Seksi Peternakan Sudin KPKP Jakarta Utara, Riyadi Akbar, menyatakan bahwa petugas juga memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha. Pembinaan ini penting untuk mendorong penerapan praktik pemotongan unggas yang baik. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat usaha.

Riyadi Akbar menambahkan bahwa aktivitas pemotongan ayam di lokasi tersebut umumnya berlangsung pada malam hari. Waktu operasionalnya berkisar antara pukul 23.00 WIB hingga 02.00 WIB. Pemantauan pada jam-jam tersebut memastikan pengawasan berjalan efektif.

Pembinaan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih bertanggung jawab. Pelaku usaha diharapkan dapat secara mandiri menjaga standar kebersihan dan kualitas produk. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk keamanan pangan.

Melalui pengawasan rutin dan berkelanjutan, Sudin KPKP Jakarta Utara berharap masyarakat dapat memperoleh produk pangan asal hewan yang memenuhi kriteria ASUH. ASUH merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. Ini adalah standar kualitas yang selalu diupayakan.

Riyadi Akbar menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha. Tujuannya adalah menjaga kualitas dan higienitas produk yang dihasilkan secara konsisten.

Komitmen ini mencerminkan dedikasi pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat. Dengan produk pangan yang terjamin keamanannya, kepercayaan konsumen akan semakin meningkat. Ini juga mendukung ekosistem pangan yang lebih sehat dan bertanggung jawab di Jakarta Utara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi