Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suami Khofifah pernah bilang ingin meninggal di Palu, hari Rabu

Suami Khofifah pernah bilang ingin meninggal di Palu, hari Rabu Khofifah dan suami. merdeka.com/Faceboo/Ahmad Millah

Merdeka.com - Jenazah Indar Parawansa, suami mantan cagub Jatim Khofifah tiba di rumah duka Jalan Jemursari VIII/24, Surabaya, sekitar pukul 11.20 WIB, Kamis (16/1). Usai disalatkan, jenazah akan dimakamkan usai zuhur di pemakaman keluarga.

"Sudah tiba, akan disalatkan dulu. Setelah zuhur akan dimakamkan," ujar orang dekat Khofifah, Ahmad Millah ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (16/1).

Dia menambahkan, sejumlah karangan bunga dari berbagai tokoh dikirimkan ke rumah duka termasuk dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri hingga Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Millah menuturkan, Indar pergi ke Palu, Sulawesi Tengah dalam rangka tugas. Sebelum bertolak dari Jakarta, dia sempat cek kesehatan di RS Tebet Jakarta Selatan. Sementara Khofifah sedang berada di Surabaya.

"Pak Indar sakit diabetes sudah lama dan beberapa kali masuk rumah sakit," ujarnya.

Satu hal yang sempat dilontarkan Indar, kata Millah, dia ingin meninggal dan dimakamkan di Palu. "Bapak memang lahir di sana dan keluarganya banyak di Palu. Pernah ngomong ingin meninggal di Palu, hari Rabu, jam 10."

Di mata Millah, Indar Parawansa selama ini sosok yang tidak mau tampil dan mendukung aktivitas Khofifah dari balik layar. Apapun pilihan politik Khofifah seperti menjadi caleg atau ketika dua kali bertarung di Pilgub Jatim 2008 dan 2013, Indar selalu mendukung.

"Di rumah, mereka tidak pernah bicara politik. Pak Indar selama ini baik banget," ujarnya.

"Ibu sangat kehilangan bapak yang selama ini mendukungnya," pungkas Millah. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP