Sterilisasi gereja, polisi di Bandung cek alat musik & mimbar utama
Merdeka.com - Jelang perayaan Natal 2016 kepolisian menyisir gereja yang akan dijadikan tempat ibadah bagi umat Nasrani. Penyisiran gereja dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya ancaman bom.
Penyisiran dilakukan kepolisian sejak Sabtu (24/12) pagi. Setidaknya ada 13 gereja yang disterilisasi di mana gereja itu akan menampung jemaah lebih dari 1.000 orang. Adapun dengan kapasitas di bawah 1.000 mencapai ada 140 gereja.
Seperti halnya penyisiran yang dilakukan di Gereja GII Hok In Tong di Komplek Setra Sari, Plaza C-4, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Gereja tersebut memiliki kapasitas 1.500 jemaah.
"Penyisiran dilakukan Sub Detasemen Polda Jabar berjumlah delapan personel," kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Renny Marthaliana.
Di gereja tersebut kepolisian menyisir pintu masuk, kursi, mimbar utama, hiasan pohon natal, alat musik, sound sistem, lampu, lift, layar, lampu tembok, toilet, dan beberapa ruangan lainnya.
Penyisiran gereja rencananya bakal dilakukan hingga jelang malam misa natal nanti. Unit gegana secara bergilir melakukan sterilisasi pada setiap gereja yang bakal digunakan tempat ibadah.
"Hasil sterilisasi tidak ditemukan barang yang diduga berbahaya," ujarnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya