Dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, kini aktif menyalurkan bantuan makanan. Langkah ini diambil untuk membantu ribuan warga yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.
Pengalihan fungsi SPPG ini merupakan implementasi nyata dari perintah Kapolri. Tujuannya adalah memastikan pelayanan publik Polri dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan prioritas kemanusiaan di lapangan.
Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang menjelaskan bahwa program dapat berubah arah demi kemanfaatan yang lebih mendesak. Kebutuhan pangan warga terdampak banjir menjadi fokus utama dalam situasi darurat ini.
Advertisement
Advertisement
Irjen Pol Nurworo Danang menegaskan bahwa pengalihan fungsi SPPG ini adalah respons cepat Polri. Hal ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan pangan mendesak bagi warga yang terdampak bencana banjir. Sesuai petunjuk Kapolri, penyesuaian program prioritas kemanusiaan menjadi hal utama.
Dalam kondisi normal, SPPG 1 Polres Serdang Bedagai mampu memproduksi 2.600 porsi makanan setiap hari. Sementara itu, SPPG 2 menyediakan 2.500 porsi per hari untuk mendukung gizi siswa penerima MBG. Namun, prioritas kini beralih sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan.
Menurut Nurworo, dalam situasi darurat seperti banjir ini, kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama. Semua penyesuaian operasional SPPG dilakukan demi kemanusiaan. Ini menunjukkan fleksibilitas Polri dalam menghadapi kondisi mendesak.
Advertisement
Advertisement
Secara nasional, Polri terus memperluas fungsi pelayanan gizi melalui pembangunan SPPG di seluruh Tanah Air. Saat ini, tercatat 264 unit SPPG telah beroperasi penuh dan 131 unit lainnya sedang dalam tahap persiapan. Program ini menunjukkan komitmen Polri terhadap ketahanan gizi.
Sebanyak 288 unit SPPG lainnya masih dalam proses pembangunan di berbagai wilayah. Dengan demikian, total 1.084 SPPG telah dan akan dibangun di 545 titik Polres dan Polda di Indonesia. Ini menjadi cadangan dukungan bantuan kemanusiaan saat situasi darurat.
Keberadaan SPPG tidak hanya untuk peningkatan gizi rutin, tetapi juga sebagai ruang pemulihan. Fungsi ini sangat krusial dalam menghadapi bencana alam atau krisis lainnya. Mereka siap sedia untuk menyediakan kebutuhan pangan mendesak.
Advertisement
Advertisement
Irjen Pol Nurworo Danang menekankan bahwa aksi pengalihan SPPG ini membuktikan komitmen Polri. Institusi kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga menjaga kehidupan mereka. Ini adalah bukti nyata kepedulian sosial.
"Dapur tetap menyala, tangan tetap bergerak, dan bantuan terus disalurkan bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit," ucapnya. Pernyataan ini menegaskan dedikasi Polri dalam memberikan dukungan. Mereka memastikan warga terdampak tidak kelaparan.
Inisiatif ini menunjukkan adaptasi Polri dalam menghadapi tantangan kemanusiaan. Mereka mampu mengubah prioritas program demi kepentingan yang lebih mendesak. Hal ini sejalan dengan semangat pelayanan publik yang responsif dan berempati.
Advertisement
Sumber: AntaraNews