Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Dinsos Kalsel) bersama relawan lainnya aktif memberikan bantuan kemanusiaan. Mereka mengoperasikan dapur umum di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, untuk para korban bencana banjir. Inisiatif ini menunjukkan solidaritas antarprovinsi dalam penanggulangan musibah yang melanda wilayah tersebut.
Dapur umum tersebut telah memproduksi hingga 6.000 porsi makanan setiap harinya sejak tanggal 13 Desember. Makanan disalurkan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari, kepada masyarakat terdampak. Bantuan ini bertujuan utama untuk memastikan kebutuhan pangan dasar korban banjir terpenuhi secara berkelanjutan dan merata.
Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi, menyatakan, “Ada empat personel Tagana Kalsel diterjunkan ke dapur umum bergabung bersama tim lintas sektor. Para relawan bertugas membantu proses pengolahan hingga pendistribusian makanan bagi warga yang membutuhkan.” Kehadiran dapur umum ini sangat vital dalam menjaga asupan gizi dan kondisi kesehatan warga di pengungsian.
Advertisement
Advertisement
Keberadaan dapur umum yang dioperasikan oleh Dinsos Kalsel di Aceh Tamiang menjadi salah satu layanan esensial dalam situasi bencana. Fasilitas ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan makanan bagi para korban banjir. Dapur umum memastikan asupan gizi masyarakat terdampak tetap terjaga. Ini adalah langkah proaktif dalam mitigasi dampak bencana.
Achmadi juga menuturkan, “Keberadaan dapur umum ini menjadi salah satu layanan vital dalam situasi bencana, khususnya untuk menjaga asupan gizi dan kondisi kesehatan warga.” Makanan yang dimasak secara higienis dan teratur sangat membantu mencegah potensi masalah kesehatan. Hal ini juga mengurangi risiko malnutrisi di kalangan pengungsi.
Selain itu, dapur umum juga berkontribusi pada stabilitas sosial di lingkungan pengungsian. Ketersediaan makanan yang terjamin dapat mengurangi kecemasan dan ketegangan di antara para pengungsi. Ini menciptakan suasana yang lebih kondusif selama masa darurat, membantu mereka fokus pada pemulihan.
Advertisement
Advertisement
Kehadiran Tagana Kalsel di Aceh Tamiang merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas antarprovinsi dalam penanggulangan bencana. Inisiatif ini menunjukkan bahwa bantuan tidak hanya datang dari pemerintah daerah setempat. Dukungan dari daerah lain sangat berarti bagi korban, memperkuat rasa persatuan nasional.
Achmadi menekankan bahwa keterlibatan Tagana Kalsel tidak hanya sebatas bantuan tenaga dalam memasak dan mendistribusikan makanan. Lebih dari itu, kehadiran mereka juga berfungsi sebagai dukungan moril yang kuat. Ini memberikan semangat bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah, menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan darurat di Aceh Tamiang. Peran para relawan sangat signifikan dalam membantu pemulihan kondisi daerah. Mereka turut mendukung upaya pemerintah setempat dalam mengatasi dampak banjir, serta mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat.
Advertisement
Lebih lanjut, Achmadi berharap, “Semoga peran para relawan dapat mempercepat proses penanganan darurat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan kondisi daerah.” Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sumber: AntaraNews