Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soal Mobil Dinas Baru Rp 1,9 Miliar, Bupati Pandeglang Dinilai Memalukan

Soal Mobil Dinas Baru Rp 1,9 Miliar, Bupati Pandeglang Dinilai Memalukan Bupati Pandeglang Irna Narulita. ©2019 Merdeka.com/Nuryandi

Merdeka.com - Bupati Pandeglang, Irna Narulita, dikecam karena ketahuan membeli mobil dinas baru seharga Rp 1,9 miliar merek Land Cruiser Prado. Direktur Akademi Anti Korupsi yang juga mantan aktivis ICW, Ade Irawan, sangat menyayangkan pengadaan itu di tengah keterbatasan anggaran pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Dia menilai pembelian mobil dinas baru sangat melukai hati rakyat. Sebab banyak hal penting yang mesti diselesaikan di kabupaten Pandeglang seperti pembangunan infrastruktur dan masalah kemiskinan terlebih pascatsunami menerjang beberapa bulan lalu.

"Bukan cuma memalukan, tapi juga mencurigakan. Di tengah keterbatasan anggaran dan banyak hal penting yang mesti diselesaikan. Kok bupati tega hati bermewah-mewahan dengan uang rakyat," kata Ade saat dikonfirmasi, Selasa (13/3).

Sebab mengacu pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang tahun 2018 hanya Rp 205 miliar. Oleh sebab itu, dia meminta didalami proses pengadaan mobil dinas tersebut yang dilakukan dengan cara penunjukan langsung tidak melalui proses lelang.

"Jelas enggak memenuhi syarat, karena bukan dalam keadaan darurat dan mobil bukan barang yang spesifik," kata Ade.

Seperti diketahui, kondisi Kabupaten Pandeglang hingga saat ini masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal dan miskin dibanding tujuh Kabupaten/Kota lain di Provinsi Banten.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin, menjelaskan soal pengadaan mobil dinas baru bupati. Menurutnya, mengatakan pembelian mobil dinas baru tersebut permintaan bupati atas pertimbangan bersama. Dia menilai permintaan itu wajar lantaran mobil dinas yang lama yakni Velfire dianggap tidak mumpuni untuk operasional.

"Yang namanya bupati kan kepentingan protokoler. Latar belakangnya kan bupati punya mobil yang pendek dan wajar untuk kepentingan operasional juga," kata Fery saat dikonfirmasi, Selasa (12/3).

Selama ini, katanya, untuk kunjungan bupati ke daerah selatan di Pandeglang selalu menggunakan kendaraan operasional yang lebih tinggi milik Diskominfo Kabupaten Pandeglang.

"Kalau kunjungan ke daerah selatan kan pakai mobil itu (mobil dinas baru) kalau dulu pakai punya Kominfo Kijang, itu ibu juga gimana ya selama itu bisa difasilitasi," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP