Soal C1 di Menteng, Bawaslu Bakal Periksa M Taufik dan Direktur Satgas BPN

Senin, 6 Mei 2019 21:38 Reporter : Ahda Bayhaqi
Soal C1 di Menteng, Bawaslu Bakal Periksa M Taufik dan Direktur Satgas BPN M Taufik. ©2017 merdeka.com/anisyah

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bakal memeriksa pihak pengirim dan penerima form C1 dalam minibus yang diamankan di Menteng, Jakarta Pusat. Pihak pengirim adalah Ketua Seknas Prabowo-Sandiaga M Taufik, sementara penerima paket tersebut adalah Direktur Satgas Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Toto Utmo Budi Santoso. Nama tersebut tercantum dalam kardus berisi ribuan form C1 yang diduga palsu.

"Ya nanti Gakkumdu, semua akan meminta keterangan untuk memastikan dan mengonfirmasi terkait hal yang dimaksud apakah benar atau tidak," ujar anggota Bawaslu DKI Jakarta Puadi di Jakarta, Senin (6/5).

Bawaslu bakal meminta keterangan pengirim dan penerima paket tersebut. Termasuk untuk mengonfirmasi keaslian daripada dokumen C1 tersebut.

"Nanti proses yang dimintai keterangan itu maksud dan tujuannya untuk apa ya, kemudian yang menerima itu siapa, kemudian terutama yang lebih terpenting adalah tentang keberadaan C1 itu asli atau palsu," jelas Puadi.

Bawaslu juga bakal meminta bantuan KPU untuk mengonfirmasi keaslian dokumen. Termasuk KPU tingkat kabupaten yang tertulis di dokumen.

Seperti diketahui total formulir C1 ada 2006 di kotak pertama dan 1761 di kotak kedua. Formulir itu berasal dari daerah di Jawa Tengah, seperti Grobogan, Karanganyar, Blora, Temanggung, Batang, Tegal, Cilacap, Brebes, Semarang, Sragen, Banjarnegara dan Boyolali

"Apakah ada hologram di situ nah ini kita masih dalam proses pendalaman kita belum bisa mendetailkan bahwa C1 itu hologram atau tidak," jelas Puadi.

Selain pihak penerima, pengirim, dan KPU, sentra Gakkumdu juga bakal memeriksa sopir minibus yang membawa paket tersebut. Dia adalah pengemudi taksi daring yang membawa surat tersebut.

"Nanti akan mengundang termasuk sopirnya juga yang bawa mobil itu akan dimintai klarifikasi kepolisian," kata Puadi.

Diberitakan, pihak kepolisian mengamankan sebuah mobil Daihatsu Sigra di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5) lalu, sekira pukul 10.30. Diduga mobil tersebut mengangkut ribuan form C1 yang palsu. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Puadi.

Koordinator Divisi SDM Bawaslu Jakarta Pusat, Roy Sofia Patra Sinaga menjelaskan form C1 tersebut berbeda dengan catatan sistem informasi penghitungan suara (Situng) KPU. Dalam form C1 yang diamankan, menguntungkan pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Menguntungkan 02. Karena kita lihat C1 di kardus putih itu kita cek di situ, kita cek di situs KPU, beda. Terbalik balik," jelas Roy kepada wartawan, Senin (6/5). [eko]

Baca juga:
Tanggapan Seknas Prabowo-Sandi atas Penemuan Ribuan Form C1 di Menteng
Bawaslu Jakarta Pusat Amankan Temuan Form C1 Pemilu
Bawaslu Tangani Dugaan Pemalsuan Dokumen C1 yang Ditemukan di Menteng
Bawaslu Tangsel Minta Satpol PP Copot Baliho Ucapan Selamat Pasangan Capres Cawapres
Diduga Ada Pemalsuan Dokumen, Bawaslu Serahkan Temuan C1 di Menteng ke Polri
KPU Sarankan Cek Keaslian Dokumen C1 yang Ditemukan di Menteng

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini