Sidang Putusan Sengketa Pilpres Dimajukan, KPU Yakin Hakim MK Beri Keputusan Adil

Senin, 24 Juni 2019 18:58 Reporter : Merdeka
Sidang Putusan Sengketa Pilpres Dimajukan, KPU Yakin Hakim MK Beri Keputusan Adil Pakar IT Marsudi Wahyu bersaksi di sidang sengketa Pilpres 2019. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak mempersoalkan dimajukannya sidang putusan sengketa Pilpres 2019 pada Kamis (27/6) depan. KPU menegaskan siap menghadapi keputusan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang semula dijadwalkan Jumat (28/6).

"Siap, kami siap, serahkan semuanya ke mahkamah ya," kata Ketua KPU RI Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (24/6).

Menurut Arief, keputusan MK yang memajukan tanggal pengumuman sidang sengketa Pilpres 2019 masih termasuk dalam peraturan perundangan, yakni 14 hari masa sidang. "Karenakan tanggal 28 itu kan maksimal ya, artinya tanggal 27 ya diperkenankan saja," ujar Arief.

Arief berharap, sebagai lembaga pengadil, MK dapat memutus keputusan yang seadil-adilnya. Sebagai pihak termohon, Arief menilai KPU telah menyelesaikan apa yang harus dikerjakan.

"Saya percaya MK akan memutus seadil-adilnya bersama seluruh penyelenggara Pemilu untuk dapat menerima putusan MK," tandas Arief.

Sebelumnya diberitakan, Mahkamah Konstitusi (MK) memajukan jadwal pembacaan putusan gugatan sengketa Pilpres 2019 menjadi Kamis (27/6). Semula, putusan akan dibacakan pada Jumat (28/6).

Dalam laman resmi Mahkamah Konstitusi, menyebutkan bahwa jadwal pembacaan putusan akan digelar pada Kamis (27/6) pukul 12.30 WIB.

"Iya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis (27/6) pada pukul 12.30 WIB," Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono Soeroso di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (24/6).

Fajar mengatakan tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat. "Intinya, karena Majelis Hakim Konstitusi sudah siap dengan putusan dan untuk bersidang dengan agenda pengucapan putusan," tambah Fajar.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini