Sidang Prada DP, Dokter Forensik Ungkap Tanda Kekerasan di Alat Vital Fera

Selasa, 13 Agustus 2019 20:30 Reporter : Irwanto
Sidang Prada DP, Dokter Forensik Ungkap Tanda Kekerasan di Alat Vital Fera Sidang Prada DP. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Oditur menghadirkan dokter forensik sebagai saksi ahli dalam persidangan perkara pembunuhan Fera Oktaria (21) dengan terdakwa pacarnya sendiri, Prada DP (22).

Di hadapan majelis hakim, Dokter forensik RS Bhayangkara Polda Sumsel Kompol Mansyuri menjelaskan, berdasarkan autopsi yang dilakukan pada 10 Mei 2019, ada tanda kekerasan di bagian alat vital korban, terutama di bagian selaput dara. Sementara bekas sperma tidak ditemukan.

"Ada luka lecet di selaput dara vagina korban, tepatnya arah jam 12 dan jam 3," ungkap Mansyuri dalam persidangan di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Selasa (13/8).

Menurut dia, luka itu biasanya disebabkan akibat kekerasan seksual. Hanya saja, tidak diketahui alat yang digunakan terdakwa.

"Kalau tidak ada kekerasan biasanya licin saja, ya kemungkinan mengalami kekerasan," ujarnya.

Dikatakannya, tubuh korban, termasuk bagian vagina sudah dalam keadaan membusuk saat dilakukan autopsi. Hal itu akibat korban telah meninggal dunia lebih dari tiga hari.

"Penyebab kematiannya karena mati lemas," kata dia.

Dari hasil autopsi juga, sambung Mansyuri, korban tidak dalam keadaan hamil. Isu ini sempat menjadi bahan penyelidikan penyidik lantaran terdakwa menuturkan motif pembunuhan salah satunya karena korban mengaku hamil.

"Sementara terkait mutilasi, diduga sudah dalam keadaan meninggal sebab tidak ada resapan darah," pungkasnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini