Serangan Brutal Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza, Begini Reaksi DPR

Marwan Al-Sultan bersama istri, anak-anak dan kerabatnya meninggal karena serangan udara Israel.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Serangan Brutal Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza, Begini Reaksi DPR
Serangan Brutal Israel Tewaskan Direktur RS Indonesia di Gaza, Begini Reaksi DPR (Merdeka.com)

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengucapkan belasungkawa atas tewasnya Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Marwan Al-Sultan. Dia meninggal dunia bersama istri, anak-anak dan kerabatnya dalam serangan udara Israel yang menghantam gedung apartemen tempat tinggal mereka di kawasan Gaza barat, Rabu (2/7) waktu setempat.

"Terkait apa yang terjadi di Gaza kami pembinaan DPR dan seluruhan kita DPR. Bisa saya mengucapkan bela sungkawa seberat-berat sendalam-dalamnya atas korban yang terjadi di Gaza. Khususnya kepada dirut rumah sakit di Gaza dan keluarga yang menjadi korban," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (3/7).

Ketua DPP PDIP ini pun berharap agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi. Karena, peristiwa tersebut bukan hanya masalah konflik yang terjadi di sana.

"Dan kami berharap hal tersebut jangan sampai terjadi lagi. Karena ini adalah bukan hanya masalah konflik yang terjadi di sana. Tapi ini adalah masalah kemanusiaan," ujarnya.

"Marilah kita sama-sama menghormati, saling menghargai dan menjaga hal-hal yang merupakan satu hal yang memang harus sama-sama dijaga. Menjaga wilayah-wilayah yang harusnya tidak terkontaminasi ataupun terlewati batas-batasnya di arah kemanusiaan," sambungnya.

Dia meminta pemerintah untuk bisa memitigasi dan mengantisipasi agar tidak terulang kembali kejadian tersebut.

"Dan kami tentu saja meminta kepada pemerintah dan pihak-pihak yang terkait untuk bisa memitigasi, mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Serangan militer Israel di Jalur Gaza kembali memakan korban jiwa, kali ini menewaskan Marwan Al-Sultan. Dia gugur bersama istri, anak-anak dan kerabatnya dalam serangan udara Israel.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh kantor berita Palestina, WAFA, yang melaporkan bahwa jenazah Marwan dan keluarganya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Shifa. Kehilangan tokoh medis penting ini menjadi simbol dari krisis kemanusiaan yang terus memburuk di wilayah konflik tersebut.

Hingga kini, agresi militer Israel di Jalur Gaza telah merenggut nyawa lebih dari 56.500 warga Palestina, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Selain itu, 133.419 orang lainnya dilaporkan terluka, menurut data otoritas kesehatan Palestina.

Serangan brutal yang menyasar fasilitas kesehatan, permukiman sipil, hingga sekolah ini telah menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk organisasi kemanusiaan internasional. Namun, upaya gencatan senjata belum membuahkan hasil nyata, sementara jumlah korban terus bertambah setiap hari.

Rekomendasi