Sembunyikan 46,5 Gram Sabu di Anus, Warga Tanjung Balai Diringkus di Kualanamu

Kamis, 17 Oktober 2019 23:00 Reporter : Yan Muhardiansyah
Sembunyikan 46,5 Gram Sabu di Anus, Warga Tanjung Balai Diringkus di Kualanamu Bea Cukai Bandara Kualanamu Tangkap Pria Pembawa Sabu. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang warga Tanjung Balai, Sumut, AM (41), diamankan petugas Bea Cukai Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Dia kedapatan menyelundupkan 46,5 gram sabu-sabu yang disembunyikan di anusnya.

AM ditangkap tak lama setelah turun dari pesawat AirAsia AA QZ 129 yang membawanya dari Kuala Lumpur, Minggu (13/10). Dia diamankan dan digeledah setelah petugas Bea Cukai menganalisa dan melakukan profiling terhadap penumpang.

"Kami memiliki alat yang bisa mendeteksi tubuh seseorang pernah menggunakan atau sedang membawa narkotika dalam tubuh," kata Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, Kamis (17/10).

Saat barang bawaannya digeledah, petugas tidak menemukan narkoba apa pun. AM pun dibawa ke rumah sakit untuk di-rontgen. Hasilnya, ditemukan benda mencurigakan di anus pria itu.

AM kemudian diberi obat pencahar. Benda mencurigakan itu keluar. Setelah bungkusan hitam itu dibuka, isinya dites dan positif narkotika jenis sabu.

Petugas langsung menahan AM. Dia dan barang bukti lalu diserahkan ke Polda Sumut.

Saat diinterogasi, AM yang sehari-hari berprofesi sebagai pengumpul kepiting ini mengaku membawa sabu-sabu itu karena disuruh kenalannya di Tanjung Balai bernama Ibas dengan janji upah Rp5 juta. Barang haram itu dipesan dari seseorang bernama Iwan di Malaysia.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, mengungkapkan, penyelundup ini belum profesional. Asumsi ini didasarkan pada buruknya bungkusan narkoba itu.

"Bungkusannya kurang rapi. Bisa pecah di dalam. Ini sangat berpotensi membuat nyawa yang bersangkutan melayang jika kapsul itu pecah dalam anusnya. Kemungkinan dia (AM) tidak tahu bahwa ini bisa mengancam nyawanya," kata Hendri.

Dalam kasus ini, AM melanggar UU Kepabeanan dan UU Narkotika. Dia terancam pidana 15 tahun penjara dan denda Rp10 miliar. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini