Sekolah Vokasi Undip Raih Medali Emas dan Penghargaan Bergengsi di WYIE 2026 dengan Inovasi Vocasignora

Tim Vocasignora dari Sekolah Vokasi Undip sukses meraih medali emas dan penghargaan Best International Invention and Innovation di WYIE 2026 berkat inovasi komunikasi untuk tunarungu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sekolah Vokasi Undip Raih Medali Emas dan Penghargaan Bergengsi di WYIE 2026 dengan Inovasi Vocasignora
Tim Vocasignora dari Sekolah Vokasi Undip sukses meraih medali emas dan penghargaan Best International Invention and Innovation di WYIE 2026 berkat inovasi komunikasi untuk tunarungu. (AntaraNews)

Sekolah Vokasi (SV) Universitas Diponegoro (Undip) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih medali emas. Prestasi ini didapatkan dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Tim Vocasignora berhasil mengharumkan nama bangsa melalui inovasi teknologi komunikasi yang revolusioner.

Keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada perolehan medali emas saja, melainkan juga penghargaan bergengsi "Best International Invention and Innovation". Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata kualitas dan relevansi inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa Sekolah Vokasi Undip. Ajang internasional ini merupakan platform penting untuk memamerkan karya-karya inovatif dari para penemu muda di seluruh dunia.

Inovasi yang membawa Tim Vocasignora meraih puncak prestasi adalah "Vocasignora: Implementation of Smart Technology in Communication Processes to Assist Deaf and Speech-Impaired Individuals". Teknologi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi komunikasi antara penyandang tunarungu dan tunawicara dengan masyarakat umum, menciptakan jembatan komunikasi yang lebih inklusif.

Inovasi Vocasignora: Jembatan Komunikasi Inklusif

Tim Vocasignora, yang berasal dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi Undip, berhasil menarik perhatian dewan juri dengan terobosan teknologi komunikasi mereka. Inovasi ini berfokus pada pemanfaatan sistem cerdas dan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu individu tunarungu dan tunawicara. Teknologi Vocasignora dirancang untuk mengatasi hambatan komunikasi yang sering dihadapi oleh komunitas ini.

Vocasignora memiliki kemampuan unik untuk menerjemahkan bahasa isyarat menjadi suara secara real-time, memungkinkan penyandang tunarungu untuk "berbicara" dengan orang lain. Sebaliknya, teknologi ini juga dapat mengubah suara menjadi teks secara langsung, memfasilitasi pemahaman bagi penyandang tunawicara. Fitur komunikasi dua arah ini sangat krusial dalam menciptakan interaksi yang lebih mudah diakses dan inklusif di masyarakat.

Marska Fakhri Mulyana, ketua Tim Vocasignora, menjelaskan bahwa pengembangan terbaru inovasi ini menitikberatkan pada peningkatan akurasi pembacaan bahasa isyarat. Selain itu, respons sistem juga dioptimalkan agar pengguna dapat berkomunikasi dengan lebih nyaman dan efektif. Fokus pada detail ini menunjukkan komitmen tim untuk menghasilkan solusi yang benar-benar bermanfaat dan mudah digunakan.

Dampak dan Potensi Pengembangan Inovasi

Keberhasilan Tim Vocasignora di WYIE 2026 membuktikan kapasitas mahasiswa Sekolah Vokasi Undip dalam menciptakan inovasi teknologi yang kompetitif. Inovasi ini tidak hanya sekadar memenangkan penghargaan, tetapi juga memiliki potensi dampak sosial yang besar. Teknologi seperti Vocasignora dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, khususnya tunarungu dan tunawicara.

Inovasi ini membuka peluang baru bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi lebih aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan profesional. Dengan adanya alat komunikasi yang efektif, mereka dapat berinteraksi lebih lancar di lingkungan kerja, pendidikan, maupun kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai organisasi untuk mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.

Marska Fakhri Mulyana mengungkapkan harapan agar inovasi Vocasignora dapat terus dikembangkan di masa mendatang. Pengembangan lebih lanjut diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat teknologi ini bagi masyarakat luas. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga riset dan industri, akan sangat penting untuk mewujudkan potensi penuh dari Vocasignora.

Dukungan Berbagai Pihak untuk Prestasi Internasional

Prestasi membanggakan yang diraih oleh Tim Vocasignora tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi. Dukungan ini mencakup aspek finansial, teknis, dan moral, yang memungkinkan tim untuk fokus pada pengembangan inovasi dan persiapan ajang internasional. Sinergi antara akademisi, industri, dan alumni menjadi kunci keberhasilan ini.

Beberapa entitas yang memberikan dukungan signifikan antara lain PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Jasamarga, dan PT Semen Gresik Rembang. Kontribusi dari perusahaan-perusahaan besar ini menunjukkan komitmen mereka terhadap pengembangan inovasi dan pendidikan di Indonesia. Dukungan semacam ini sangat vital bagi mahasiswa untuk dapat bersaing di kancah global.

Selain itu, Ikatan Alumni (IKA) dari Undip juga turut berperan aktif dalam mendukung Tim Vocasignora. IKA PAT, FNGT, D3, dan D4 Teknik Mesin Vokasi Undip, yang merupakan organisasi alumni program Pendidikan Ahli Teknik (PAT) dan Fakultas Non-Gelar Teknik (FNGT), memberikan dukungan terhadap pengembangan inovasi serta partisipasi tim dalam ajang WYIE 2026 Malaysia. Peran alumni sangat penting dalam membina dan memotivasi generasi muda untuk berprestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi