Sebut Presiden Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dinilai Cari Panggung

Kamis, 5 Desember 2019 19:04 Reporter : Iqbal Fadil
Sebut Presiden Jokowi Tak Paham Pancasila, Rocky Gerung Dinilai Cari Panggung Rocky Gerung dan Tompi jadi Saksi Ratna Sarumpaet. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ucapan Rocky Gerung dalam acara diskusi di salah satu stasiun televisi yang menyebut Presiden Jokowi tidak paham Pancasila dianggap sebagai aksi cari panggung semata.

"Dia itu sudah tidak mengajar lagi di UI (Universitas Indonesia). Jadi apalagi yang bisa dikerjakan selain ngoceh dari satu media ke media lain," kata politisi Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago, kepada wartawan, Kamis (5/12) siang.

Menurut Irma, Rocky tidak cocok dijadikan narasumber. Karena mantan pengajar di UI itu tidak konsisten antara omongan dan perbuatan. "Bayangkan saat Pilpres, seluruh Indonesia tahu kalau dia dukung 02 (Prabowo Subianto). Setelah 02 kalah, dia buru-buru ngomong tidak pernah dukung 02 dan akan jadi oposisi," kata Irma lagi.

1 dari 1 halaman

Posisi Rocky Gerung yang tidak lagi menjadi dosen di UI dibenarkan oleh Donny Gahral Ardian, dosen filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) tempat Rocky pernah mengajar. "Dia memang sudah tidak lagi mengajar," kata Donny ketika dikonfirmasi wartawan.

Oleh karena itu, Donny sepakat untuk tidak lagi menyebut Rocky sebagai dosen. "Mungkin lebih tepatnya sebagai intelektual publik," kata Donny.

Beberapa waktu lalu, di sebuah acara talkshow di suatu stasiun televisi, Rocky menyebut Presiden Jokowi cuma hafal Pancasila namun tidak memahaminya. Atas kelakuannya itu, politisi PDIP Junimart Girsang mengancam akan melaporkan Rocky.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Rocky seolah merasa tidak tahu bahwa dirinya akan dilaporkan ke Polisi. "Laporan apa? Cari di KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) apa artinya laporan? Itu tidak buruk. Titik." jawab Rocky, Kamis (5/12) sore.

Irma Suryani sendiri mengaku mendukung bila ada pihak yang ingin melaporkan Rocky ke Polisi. "Sangat tepat (dilaporkan). Sekali-sekali memang harus diberi pelajaran. Agar paham hak dan kewajiban warga negara. Jangan cuma tahu bicara hak dengan mengkritik compang-camping. Tapi juga harus tahu kewajiban sebagai warga negara dengan kritik konstruktif," pungkas Irma. [bal]

Baca juga:
Mahfud MD: Saya Enggak Pernah Tertarik Omongannya Rocky Gerung
Rocky Gerung Nilai Polri Harus Kerja Sama Institusi Lain untuk Ungkap Kasus Novel
Apa Kabar Kasus 'Kitab Suci Fiksi' Rocky Gerung ?
Apa Istimewanya Rocky Gerung di Mata Ratna Sarumpaet?
Kesaksian Rocky Gerung dan Tompi di Sidang Ratna Sarumpaet
Rocky Gerung dan Tompi Jadi Saksi di Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini