Sebelum Toko Emas, Dua WN Malaysia Rampok SPBU di Balaraja

Rabu, 10 Juli 2019 17:56 Reporter : Dwi Prasetya
Sebelum Toko Emas, Dua WN Malaysia Rampok SPBU di Balaraja Kombes Pol Novri Turangga. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Polisi mengungkapkan dua warga negara Malaysia melakukan perampokan di SPBU Balaraja sebelum menjarah 6 kilogram emas di Balaraja, Kabupaten Tangerang. Dua tersangka yakni MNF (26) dan MI (24).

Dua tersangka WN Malaysia tersebut tiba di Indonesia pada Kamis 13 Juni 2019. Setibanya di Jakarta, mereka merental kendaraan jenis Toyota Avanza. Setelah mendapat kendaraan, keesokan harinya Jumat (14/6) keduanya merampok SPBU di Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pukul 17.55 WIB.

"Kendaraan tersebut yang kemudian digunakan untuk melangsungkan aksi perampokan," kataDirektur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Novri Turangga kepada wartawan di Mapolda Banten, Rabu (10/7).

Berdasarkan keterangan petugas SPBU, dia didatangi satu unit mobil berwarna putih. Dari dalam kendaran tersebut keluar dua orang laki-laki yang tidak dikenal.

Mereka langsung menghampiri korban dan salah satunya menodongkan senjata api dan mengambil paksa tas pinggang yang dikenakan oleh korban.

Uang tunai hasil penjualan bahan bakar sebesar Rp 4.693.000 berhasil digondol. Setelah itu, para pelaku melarikan diri dengan mobil ke arah Tol Merak.

Petualangan keduanya tidak berhenti di situ. Sabtu (15/6) sekitar pukul 09.19 WIB, keduanya merampok toko emas Permata yang beralamat Jalan Raya Serang, Kampung Cariu, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Dari Toko Emas tersebut pelaku berhasil menggondol 6 kilogram emas senilai Rp 1,6 miliar.

"Tanggal 13 Juni ke sini (Indonesia) tanggal 14 merampok SPBU, besok merampok emas, lalu sorenya kembali ke Malaysia," katanya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini