Saksi Mata Ungkap Detik-detik Mencekam: Helikopter Jatuh di Kalsel Terlihat Berasap Sebelum Hilang Kontak

Tim SAR Banjarmasin terus mencari helikopter BK117 D3 yang hilang kontak di Kalsel. Saksi mata melihat helikopter jatuh berasap dan terbang rendah sebelum insiden, menambah misteri pencarian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Mencekam: Helikopter Jatuh di Kalsel Terlihat Berasap Sebelum Hilang Kontak
Tim SAR Banjarmasin menemukan titik terang terkait insiden Helikopter Jatuh Kalsel. Saksi mata melihat helikopter berasap putih dan terbang rendah sebelum hilang kontak, memicu pencarian intensif. (Merdeka.com)

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap helikopter BK117 D3 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kalimantan Selatan. Helikopter tersebut terakhir terlihat mengeluarkan asap putih dan terbang rendah sebelum menghilang dari pantauan di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Insiden ini terjadi pada Senin, 1 September, sekitar pukul 08.54 waktu setempat, saat helikopter dalam perjalanan menuju Palangka Raya. Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengungkapkan adanya kesaksian warga yang melihat kondisi tidak biasa pada helikopter tersebut.

Kesaksian ini menjadi petunjuk baru bagi tim pencari, yang sebelumnya hanya mengandalkan data radar penerbangan. Upaya pencarian kini difokuskan pada area pegunungan yang sulit dijangkau, dengan melibatkan personel darat dan udara.

Kronologi Hilang Kontak dan Kesaksian Warga

Helikopter BK117 D3 yang dioperasikan oleh Estindo Air membawa delapan orang, termasuk pilot dan teknisi, ketika hilang kontak. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Syamsir Alam di Kotabaru pada pukul 08.46 dan dijadwalkan tiba di Palangka Raya pukul 10.15.

Kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54, sebelum komunikasi terputus dengan kantor AirNav di berbagai kota. Helikopter secara resmi dilaporkan hilang pada pukul 12.02 siang, memicu operasi pencarian besar-besaran.

Menurut I Putu Sudayana, seorang guru dan beberapa siswa menjadi saksi kunci yang melihat helikopter terbang rendah sambil mengeluarkan asap. Lokasi kesaksian ini berada di luar titik kontak terakhir yang terekam data radar penerbangan.

Informasi dari saksi mata ini sangat krusial karena memberikan petunjuk arah baru bagi tim SAR. Tim kini berupaya menjangkau lokasi tersebut melalui jalur darat yang menantang.

Kendala Pencarian di Medan Sulit

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menjelaskan bahwa operasi pencarian menghadapi berbagai kendala signifikan. Medan yang berupa hutan lebat dan belum terjamah membuat akses sangat sulit bagi tim darat.

Selain itu, kondisi cuaca buruk dengan awan tebal juga menghambat operasi udara. Rencana survei udara oleh forum pimpinan daerah sempat dibatalkan karena hujan deras, menunjukkan betapa tidak menentunya kondisi di lapangan.

Tim SAR darat yang menyisir pegunungan dan lembah juga mengalami kesulitan komunikasi akibat minimnya jangkauan jaringan. Hal ini membuat koordinasi dan pelaporan perkembangan menjadi lebih lambat.

Meskipun demikian, tim terus berupaya mencari akses dan berharap dapat segera menemukan rute menuju lokasi yang dicurigai. Doa dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat penemuan helikopter tersebut.

Identitas Penumpang dan Kru Helikopter

Helikopter BK117 D3 membawa delapan individu penting yang menjadi fokus pencarian. Mereka adalah Kapten Haryanto sebagai pilot dan Eng Hendra sebagai teknisi.

Selain kru, terdapat enam penumpang lain yang ikut dalam penerbangan tersebut. Mereka adalah Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Seluruh nama ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang sebagai bagian dari manifes penerbangan. Keluarga dan kerabat terus menanti kabar baik terkait keberadaan mereka.

Pihak SAR dan pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk melanjutkan pencarian hingga helikopter dan seluruh penumpangnya ditemukan.

Berikut adalah daftar nama-nama yang berada di dalam helikopter BK117 D3:

  • Kapten Haryanto (Pilot)
  • Eng Hendra (Teknisi)
  • Mark Werren (Penumpang)
  • Yudi Febrian (Penumpang)
  • Andys Rissa Pasulu (Penumpang)
  • Santha Kumar (Penumpang)
  • Claudine Quito (Penumpang)
  • Iboy Irfan Rosa (Penumpang)

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi