Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat pembunuhan terjadi, kamar sebelah Tante Heny kosong

Saat pembunuhan terjadi, kamar sebelah Tante Heny kosong Kos tante Heny. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Heny Dewi Manapode alias Tante Heny (73) tewas di tangan teman kencannya, Suherman (31) pada Rabu (31/10) silam. Tante Heny dihabisi nyawanya oleh pelaku di kamar kosnya yang berada di Jalan MPR Raya, No 22, unit 16, Cilandak, Jakarta Selatan.

Peristiwa tersebut tidak tercium warga sekitar lantaran saat peristiwa berlangsung cuaca sedang turun hujan. Ditambah sebelah kanan dan kiri kamar kos Tante Heny sedang tidak dihuni oleh penyewa.

"Sebelah kanan kiri kamar Ibu Heny kosong. Jadi tidak kedengeran ribut-ribut," ujar pengelola rumah kos, Sri Ediati saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/12).

Dalam kesehariannya pun, Sri tidak pernah mendengar keributan yang berasal dari dalam kamar Tante Heny. "Sehari-hari juga enggak pernah kedengeran ribut-ribut," tuturnya.

Sri menuturkan suami dari Tante Heny telah meninggal 10 tahun yang lalu dan perempuan beranak 5 tersebut tinggal di kamar kos tersebut seorang diri. "Anaknya ada 5. Itu semua di luar kota. Ada yang di Makassar ada yang di Bali," tuturnya.

Sepengetahuan Sri, aktivitas Tante Heny sehari-hari tidak bekerja dan hanya berkumpul bersama keluarganya. "Karena usianya sudah lanjut jadi setahu saya kegiatannya ya bersama keluarganya saja," pungkasnya.

Sebelumnya, usai dibunuh, jenazah Tante Heny dimasukkan ke dalam koper berwarna coklat dan dibuang ke kali Cinyuruk, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jasadnya ditemukan pada tanggal 2 November 2013 dengan kondisi yang sudah mengenaskan. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP