Saat digeledah, KPK temukan 15 ribu dolar Singapura di rumah Bupati Malang

Kamis, 11 Oktober 2018 18:41 Reporter : Merdeka
Bupati Malang Rendra Kresna. ©2017 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang 15 ribu dolar singapura saat menggeledah rumah dinas Bupati Malang Rendra Kresna.

Selain uang, tim KPK juga menemukan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik terkait kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi proyek di Pemkab Malang.

Tak hanya di rumah dinas Bupati Rendra, uang juga ditemukan tim penyidik KPK di dua lokasi lainnya. Yakni di Kantor Bina Marga sebesar Rp 305 juta dan di kediaman salah satu Kepala Bidang sebesar Rp 18.950.000.

"Hari ini penggeledahan masih berlangsung di lokasi lainnya di Kabupaten Malang. Akan kami sampaikan lebih lanjut perkembangan informasinya," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.

Untuk suap, KPK menjerat Rendra beserta dengan pihak swasta bernama Ali Murtopo. Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang.

Uang yang diterima Rendra dari Ali itu diduga akan digunakan untuk pembayaran utang dana kampanye yang dikeluarkan untuk pemenangan Rendra saat maju menjadi Bupati Malang periode 2010-2015.

Sementara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, Rendra dijerat bersama dengan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 3,55 miliar terkait beberapa proyek di Pemkab Malang.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini