Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Pria di Tanjung Balai Diciduk Polisi

Kamis, 22 Juli 2021 00:28 Reporter : Uga Andriansyah
Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Pria di Tanjung Balai Diciduk Polisi Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Seorang pria berinisial UM (38) di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), diciduk polisi usai melakukan rudapaksa terhadap seorang pelajar. Juru bicara Polres Tanjung Balai, Iptu Ahmad Dahlan, mengatakan kejadian itu terjadi pada 24 Maret 2021.

"Korban masih pelajar berumur 14 tahun," katanya, Rabu (21/7).

Saat itu, tersangka memanggil korban untuk datang ke rumahnya. Kemudian, aksi rudakpaksa itu dilakukan tersangka di dalam rumahnya.

"Selama Maret 2021 tersangka telah melakukan perbuatannya sebanyak tiga kali kepada korban. Usai melakukan perbuatannya, UM memberi uang Rp 5 ribu kepada korban," ungkap Dahlan.

Aksi rudapaksa yang dilakukan tersangka terungkap usai orang tua korban curiga terhadap korban lantaran perubahan perilaku anaknya. Lalu, korban menceritakan apa yang telah dialaminya.

"Akibat kejadian tersebut orang tua korban melaporkan tersangka ke Polres Tanjung Balai untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku dan sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP / 108 / III / 2021 / SU / Res T. Balai tanggal 26 Maret 2021," jelas Dahlan.

Atas laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku pada Senin 19 Juli 2021. Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang (UU) RI No 17 tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun. Lalu, paling lama 15 tahun," pungkas Dahlan. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pemerkosaan
  3. Pemerkosaan Anak
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini