Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Riset UI Sebut Penyaluran BLT Dana Desa Selama Pandemi Lebih Efektif

Riset UI Sebut Penyaluran BLT Dana Desa Selama Pandemi Lebih Efektif Mendes PDTT Tinjau Penyaluran BST dan BLT Dana Desa di Subang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyaluran Dana Desa di masa pandemi dalam bentuk bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dinilai jauh lebih efektif ketimbang sebelum ada wabah. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI.

Riset yang dilakukan LPEM FEB UI dari November-Desember 2020, penyaluran BLT Dana Desa lebih tepat sasaran di masa pandemi. Hal ini karena ditujukan kepada yang terdampak Covid-19 atau warga miskin yang terkena imbas akibat wabah ini.

Menurut Peneliti Klaster Kemiskinan, Sosial, Perlindungan, dan Pembangunan LPEM FEB UI, Teguh Dartanto, di masa pandemi pemerintah cukup sigap untuk perubahan penyaluran dana desa dan dijadikan bagian dari social assistance penanggulangan Covid-19 sehingga mengeluarkan BLT Dana Desa.

"Siapa yang menerima adalah masyarakat yang selama ini targeting-nya pusat dan verifikasi ke bawah. Nah, ini benar-benar community based," kata Teguh Dartanto saat memaparkan Diseminasi Hasil Riset 'Melihat Indonesia dari Angkasa: Covid-19, Dana Desa, dan Pemulihan Ekonomi Nasional' secara virtual, Senin (25/1/2021).

Menurut Teguh, perubahan mendasar dari penyaluran dana desa di masa pandemi adalah langsung dikirim ke Rekening Kas Desa (RKD) sehingga lebih cepat sampai. BLT Dana Desa menjadi anggaran yang wajib dianggarkan pemerintah desa.

Sedangkan sebelum pandemi, penyalurannya dilakukan bertahap mulai dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), baru ke Rekening Kas Desa (RKD). Proses ini dianggap tidak cepat. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP