Resmi Terbentuk, ASBWI Malut Siap Jadi Wadah Sepak Bola Wanita di Maluku Utara

ASBWI Malut resmi terbentuk, siap menjadi wadah bagi talenta sepak bola wanita di Maluku Utara. Pembentukan pengurus ini diharapkan mampu mendorong prestasi atlet daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Resmi Terbentuk, ASBWI Malut Siap Jadi Wadah Sepak Bola Wanita di Maluku Utara
ASBWI Malut resmi terbentuk, siap menjadi wadah bagi talenta sepak bola wanita di Maluku Utara. Pembentukan pengurus ini diharapkan mampu mendorong prestasi atlet daerah. (AntaraNews)

Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Maluku Utara kini resmi terbentuk. Pembentukan pengurus ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola wanita di wilayah tersebut. Mereka siap mewadahi para atlet untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

Peresmian asosiasi ini ditandai dengan terbentuknya susunan pengurus pada Sabtu (1/11) di Ternate. Maurice Tuguis, Caretaker Ketua ASBWI Malut, mengumumkan hasil pembentukan tersebut pada Minggu (2/11). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari mandat Pengurus Pusat ASBWI yang telah diberikan sebelumnya.

Dengan terbentuknya ASBWI Malut, diharapkan potensi sepak bola wanita di Maluku Utara dapat tergarap maksimal. Asosiasi ini akan fokus pada pengembangan bakat serta peningkatan kualitas kompetisi. Ini adalah upaya nyata untuk memajukan olahraga sepak bola khusus putri di daerah.

Pembentukan pengurus ASBWI Maluku Utara ini berawal dari mandat Pengurus Pusat ASBWI. Mandat bernomor 135/ASBWI/SM/X-2025 tertanggal 25 Oktober 2025 tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum H. Nadalsyah dan Sekjen Souraiya Farina A. Proses ini menunjukkan komitmen serius dari tingkat pusat untuk pengembangan ASBWI di daerah.

Maurice Tuguis, selaku Caretaker Ketua ASBWI Malut, menjelaskan bahwa salah satu tugas utamanya adalah membentuk kepengurusan provinsi. "Setelah saya menerima mandat, salah satu tugas yang diberikan yaitu membentuk kepengurusan ASBWI Provinsi Maluku Utara dan alhamdulillah sudah terbentuk pengurus ASBWI Provinsi Maluku Utara," ujarnya di Ternate. Keberhasilan ini menjadi langkah awal yang positif.

Rapat pembentukan pengurus ASBWI Maluku Utara dilaksanakan pada Sabtu (1/11). Dalam rapat tersebut, disepakati beberapa nama untuk mengisi posisi strategis. Ini termasuk Ketua, Sekretaris, dan Bendahara yang akan menjalankan roda organisasi ASBWI Malut.

Dalam rapat pembentukan pengurus ASBWI Maluku Utara, Anggitha Ramadini dipercaya sebagai Ketua. Ia akan didampingi oleh Iin Zakaria sebagai Sekretaris dan Indah Salsabila sebagai Bendahara. Susunan pengurus ini diharapkan mampu membawa ASBWI Malut ke arah yang lebih baik.

Anggitha Ramadini, Ketua ASBWI Malut terpilih, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan. Ia menegaskan komitmennya untuk mengembangkan sepak bola wanita di Maluku Utara. Fokus utama akan diberikan pada program-program pengembangan yang terstruktur.

Setelah pengukuhan kepengurusan ASBWI Malut, langkah selanjutnya adalah koordinasi dengan ASPROV PSSI Maluku Utara. Laporan resmi juga akan disampaikan kepada pengurus pusat ASBWI. Ini memastikan bahwa ASBWI Malut beroperasi sesuai dengan regulasi dan arahan dari induk organisasi.

ASBWI diakui sebagai anggota resmi PSSI sejak tahun 2017. Organisasi ini merupakan salah satu dari beberapa asosiasi di bawah induk organisasi sepak bola Indonesia. Keberadaan ASBWI sangat vital untuk memajukan sepak bola wanita di seluruh tanah air.

Selain ASBWI, ada juga Federasi Futsal Indonesia dan Ikatan Pelatih Indonesia yang berada di bawah naungan PSSI. Hal ini menunjukkan struktur organisasi yang komprehensif. ASBWI Malut akan menjadi bagian integral dari ekosistem sepak bola nasional ini.

Pembentukan ASBWI Maluku Utara diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul pesepak bola wanita. Dengan program yang terarah, Maluku Utara berpotensi menyumbangkan atlet berprestasi. Ini sejalan dengan visi ASBWI pusat untuk pemerataan pengembangan sepak bola wanita.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi