Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekam Jejak Brigjen Herry Heryawan, Tembak John Kei hingga Tangkap Hercules

Rekam Jejak Brigjen Herry Heryawan, Tembak John Kei hingga Tangkap Hercules kombes pol herry heryawan bagikan takjil ke pengendara di Depok. ©2017 Merdeka.com/nur fauziah

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mutasi 60 Perwira Menengah (Pamen) bertugas di Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) nomor : ST/2585/XII/KEP./2021, tanggal 21 Desember 2021.

Lima Pamen Densus 88 Antiteror yang naik pangkat itu salah satunya Dirsidik Densus 88 antiteror Polri Kombes Herry Heriawan. Pangkat di pundak Herry Heriawan kini menjadi bintang satu atau Brigjen.

"Ya betul, jabatan Brigjen Pol," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (23/12).

Rekam Jejak Herry Heriawan

Herry Heriawan merupakan polisi berpengalaman di bidang reserse. Sebelum menjabat Dirsidik Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, lulusan Akpol 1996 ini pernah mengisi jabatan di Polda Metro Jaya.

Mulai dari Dirresnarkoba Polda Metro Jaya. Seperti Kasubdit Jatanras Dittreskrimum Polda Metro Jaya. Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolresta Depok hingga Analisis Kebijakan Madya Bidang Pendidikan Densus 88 Antiteror.

Pelbagai kasus yang menyita perhatian publik pernah dibongkar polisi berdarah Ambon ini. Mulai dari pengungkapan kasus sabu ton di Anyer, Banten. Saat itu, polisi yang kerap disapa Herimen ini tergabung Satgas Merah Putih yang bertugas menangani narkotika.

Herimen juga pernah menangani kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin saat menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya. Dia juga pernah menangkap salah satu preman yang ditakuti di Jakarta terlibat kasus pembunuhan direktur PT Sanex Steel Indonesia, Tan Hary Tantono alias Ayung, John Kei.

Polisi menangkap pria asal Maluku tersebut, pada Jumat 12 Februari 2012 di Hotel C'one. Tidak mudah menangkap John Kei, karena dia melakukan perlawanan dan polisi pun harus menembak kaki kanannya untuk melumpuhkan pria yang berprofesi sebagai debt collector itu. Karena perbuatannya, John Kei dikenakan pasal 340 KUHP dan dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 12 tahun.

Saat jabat Kasat Resmob Polda Metro Jaya, Herimen juga memimpin penangkapan penguasa Pasar Tanah Abang Hercules beserta anak buahnya yang berjumlah 44 orang. Penangkapan Hercules setelah diduga meresahkan masyarakat karena sering mengganggu dan memeras warga.

Saat hendak dibawa ke Mapolda Metro Jaya, Hercules sempat marah-marah dan hampir membuat keributan.

Hercules dan anak buahnya meradang. Mereka mencoba melawan polisi. Tapi polisi tidak gentar. Polisi mengeluarkan beberapa tembakan peringatan. Suasana sempat mencekam, tapi polisi berhasil meringkus Hercules dan anak buahnya.

Tak lama kemudian puluhan anggota Resmob Polda Metro Jaya datang ke lokasi. Saat itu, Herimen yang masih berpangkat AKBP sempat berteriak meminta Hercules diborgol.

"Borgol Hercules jangan sampai diistimewakan!" kata Herry.

Herry dikenal sebagai sosok perwira yang keras melawan premanisme. Dia juga yang dulu pernah menembak mati anak buah Hercules di Cengkareng.

Selamat atas naik pangkatnya jenderal.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP