Seskab Teddy Ajak Warga Mampir ke Sekolah Rakyat di Akhir Pekan, Ini Tujuannya

Seskab Teddy mengajak warga meluangkan akhir pekan untuk mengunjungi Sekolah Rakyat. Ia juga memaparkan tujuan ajakan serta perkembangan program.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham- Reporter
Seskab Teddy Ajak Warga Mampir ke Sekolah Rakyat di Akhir Pekan, Ini Tujuannya
Ilustrasi sekolah Rakyat di Jember (Istimewa)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengajak masyarakat meluangkan waktu di akhir pekan untuk mengunjungi Sekolah Rakyat. Warga diajak melihat langsung fasilitas pendidikan sekaligus berbagi kebahagiaan dan semangat dengan anak-anak yang bersekolah. 

"Pada Ngapain aja di akhir pekan Anda? Mampir yuk, melihat langsung tempat adik-adik kita belajar di Sekolah Rakyat!," kata Teddy melalui siaran pers pada Sabtu (7/11/2026).

Unggahan video yang menyertai ajakan itu memperlihatkan perkembangan fasilitas Sekolah Rakyat di sejumlah wilayah. Terekam berbagai sarana mulai dari ruang belajar, asrama, fasilitas olahraga, hingga penunjang kegiatan pendidikan dan pengembangan diri siswa.

Teddy menyebut fasilitas tersebut diharapkan mendukung proses belajar sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh dan mengembangkan potensinya.

"Dengan ruang belajar yang nyaman, asrama, fasilitas olahraga, serta berbagai sarana penunjang lainnya, adik-adik kita dapat belajar, bermain, dan tumbuh dalam lingkungan yang baik,"

Ia juga memaparkan capaian program Sekolah Rakyat yang kini menjangkau puluhan ribu anak di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini terdapat 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota dan memberi kesempatan lebih dari 45.000 anak untuk kembali bersekolah.

"Alhamdulillah, kini lebih dari 45.000 anak kembali bersekolah melalui 265 Sekolah Rakyat yang tersebar di 131 kabupaten/kota,"

Bisa Mengajar dan Berbagi Cerita

Selain mengajak warga melihat fasilitas sekolah, Teddy juga mendorong dukungan langsung kepada para siswa. Bentuknya bisa beragam, mulai dari menghibur, mengajar, hingga berbagi cerita dan pengalaman.

"Yuk, luangkan waktu untuk mampir, menghibur, mungkin mengajar, berbagi cerita dan keceriaan bersama adik-adik kita di Sekolah Rakyat," ucap Teddy.

Menurutnya, kepedulian terhadap pendidikan anak-anak tidak hanya soal sarana dan prasarana, tetapi juga perhatian, interaksi, dan kebersamaan yang dihadirkan masyarakat.

"Insyaallah, perhatian dan kebersamaan sederhana dari kita dapat menghadirkan kebahagiaan dan semangat baru bagi mereka," pungkasnya.

Rekomendasi