Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) angkat bicara terkait viralnya video di media sosial menyebut Winda Lorenza Gowasa dijual oleh suaminya sendiri, Brigadir Imansyah Harefa, kepada atasannya yang saat itu disebut menjabat sebagai Wakapolda.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan mengungkapkan bahwa pihaknya melalui Bidang Propam dan Direktorat Reserse Siber Polda Sumut saat ini tengah mendalaminya secara serius. Langkah penyelidikan ini juga melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum guna memastikan kebenaran informasi yang beredar luas di media sosial tersebut.
"Kami melalui Bidang Propam Polda Sumut saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap informasi tersebut, dan nanti juga akan dikoordinasikan dengan Direktorat Siber Polda Sumut menyangkut videonya," kata Ferry, Jumat (4/9).
Polda Sumut menegaskan bahwa klaim yang bersumber dari rekaman video tersebut tidak bisa langsung ditelan mentah-mentah. Mengingat pernyataan itu diklaim berasal dari pengakuan almarhumah, penyidik harus bekerja keras mengumpulkan alat bukti sah guna menghindari unsur fitnah.
"Bagaimana kita bisa mengetahui kebenaran dari almarhum yang sudah meninggal? Jadi kami akan mencari dari bukti-bukti yang ada. Satu bukti saja tidak menguatkan untuk menjadi alat bukti," ujar Ferry.
Advertisement
Viral Video Sepupu Ungkap Winda Lorenza Mengaku Pernah 'Dijual' ke Atasan Suaminya
Seperti diketahui, sepupu Winda Lorenza Gowasa berinisial M mengungkap dugaan eksploitasi yang dialami Winda oleh suaminya, Brigadir Imansyah Harefa. M mengatakan Winda pernah bercerita bahwa dirinya diduga dijual oleh Iman kepada atasannya yang saat itu disebut menjabat sebagai Wakapolda. Video pernyataan M itu viral di media sosial. Dalam video tersebut juga terlihat kedua orang tua Winda histeris setelah mendengarkan pernyataan dari sepupu anaknya itu.
M mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar 2020 atau 2021. Menurutnya, cerita itu disampaikan langsung oleh Winda kepadanya.
"Jadi, awal mula dia (Winda) hancur sebenarnya sejak Iman menjualnya kepada atasannya. Jadi, Iman pernah menjual Loren (Winda) dengan atasannya. Kalau tidak salah dahulu jabatannya Wakapolda. Itu di tahun 2020/2021," ucap M seperti dalam video.
Sementara itu kuasa hukum dari Winda, Utreck Ricardo Siringo-ringo, turut merespons soal video yang viral itu.
"Kalau terkait soal vidio (viral) almarhumah kita sudah sama-sama dengar dan itu lah adanya yang disampaikan sepupunya," kata Ricardo.
Winda sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi rumah Brigadir Imansyah Harefa di Perumahan Bumi Asri, Jalan Pondok Kelapa, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut keterangan polisi, Winda disebut diduga akibat bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya, Brigadir Iman Harefa. Namun, pihak keluarga menilai ada kejanggalan dan kematian Winda karena bukan bunuh diri. Lalu, keluarga Winda melapor ke Polda Sumut atas dugaan tindakan pembunuhan.