Menhut ke Penerima Perhutanan Sosial: Jaga Kawasan dari Karhutla

Raja Antoni menegaskan pemberian akses pengelolaan hutan kepada masyarakat juga disertai tanggung jawab untuk menjaga kelestarian kawasan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Menhut ke Penerima Perhutanan Sosial: Jaga Kawasan dari Karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di sela kegiatan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) (Istimewa)

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni mengingatkan kelompok masyarakat penerima persetujuan Perhutanan Sosial di Berau dan sekitarnya agar menjaga kawasan kelola mereka dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Raja Antoni menegaskan pemberian akses pengelolaan hutan kepada masyarakat juga disertai tanggung jawab untuk menjaga kelestarian kawasan.

“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” kata Raja Antoni dilansir Antara, Jumat (28/8/2026).

Sebanyak enam sertifikat persetujuan Perhutanan Sosial diserahkan kepada kelompok masyarakat. Salah satunya kepada LPHD Lobang Beloh dengan luas area 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK).

Raja Antoni berpesan agar kelompok tersebut menjaga kawasan dari kebakaran sekaligus memanfaatkan lahan secara produktif.

“Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujarnya.

Pesan serupa disampaikan kepada LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur yang menerima persetujuan pengelolaan area seluas 4.693 hektare untuk 138 KK.

Raja Antoni bahkan mengingatkan adanya konsekuensi apabila kawasan yang diberikan justru menjadi sumber kebakaran.

“Pesan saya sama, jangan sampai tempat Bapak justru menjadi pusat api, nanti dengan berat hati SK-nya saya cabut,” tegasnya.

Selain dua kelompok tersebut, persetujuan Perhutanan Sosial juga diberikan kepada KTH Pilinjau Lestari Squad seluas 28 hektare untuk 23 KK, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare untuk 90 KK, LD Mara Satu di Bulungan seluas 748 hektare untuk 475 KK, serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.

Di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino yang sangat kuat, Raja Antoni meminta seluruh pihak ikut menjaga kawasan hutan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan land clearing atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Menurutnya, tindakan sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan juga dapat menjadi pemicu munculnya api.

Rekomendasi