Pelajar di Semarang Dibacok Pulang Sekolah, Korban Luka Minta Pertolongan ke Warga

Warga mengetahui kejadian tersebut kemudian membantu korban dan membawanya ke Rumah Sakit Permata Medika Ngaliyan untuk mendapatkan perawatan.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Pelajar di Semarang Dibacok Pulang Sekolah, Korban Luka Minta Pertolongan ke Warga
Pelajar di Semarang dibacok saat kendaraan mogok. (tangkapan layar video media sosial),

Viral di media sosial (medsos) menunjukkan seorang siswa di Kota Semarang menjadi korban pembacokan parang oleh orang tak dikenal usai pulang sekolah di Jalan Untung Suropati, Ngaliyan.

Kabar diunggah dalam akun Instagram @portalsemarang menjelaskan bahwa kejadian bermula saat motor korban mogok di Jalan Untung Suropati Semarang dan kemudian berusaha diperbaiki. Tiba-tiba datang seorang pria membacok korban dua kali dengan senjata tajam.

Korban tidak mengetahui persoalan dengan pelaku langsung berusaha menyelamatkan diri. Dalam kondisi terluka, MTP berlari menuju kawasan perkampungan di wilayah Candi Sukuh, Ngaliyan, untuk meminta pertolongan warga.

Sementara itu, pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Warga mengetahui kejadian tersebut kemudian membantu korban dan membawanya ke Rumah Sakit Permata Medika Ngaliyan untuk mendapatkan perawatan.

Mendapat laporan kejadian tersebut, anggota Polsek Ngaliyan langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard membenarkan kejadian tersebut. Kepolisian bahkan telah mengamankan seorang pria diduga sebagai pelaku.

"Pelaku sudah kita amankan kemarin, diamankan di rumahnya. Itu pelaku warga situ, Bambankerep," kata Aliet.

Aksi pembacokan terjadi ketika korban berada di lokasi dan tiba-tiba didatangi pelaku mengendarai sepeda motor. "Iya, pelaku naik motor dan membacok korban, kejadian kemarin sore," ujar dia.

Kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti dari terduga pelaku. Di antaranya sepeda motor, pakaian, serta senjata tajam diduga digunakan untuk membacok korban.

"Barang bukti motor, pakaian terus alatnya (sajam) masih ada bekas darahnya sudah diamankan," kata dia.

Kepolisian belum menjelaskan identitas terduga pelaku. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di kepolisian untuk mengungkap motif di balik aksi pembacokan tersebut.

"Sekarang masih dalam proses penanganan lebih lanjut," pungkas Aliet.

Rekomendasi