Simpang Siur Data Manifes KMP Mutiara Sentosa 2

Selain ketidaksesuaian data manifes, kepolisian juga menemukan indikasi adanya kecenderungan saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak berkaitan dengan operasional KMP Mutiara Sentosa 2.

Erwin yohanes
Oleh Erwin yohanes - Reporter
Simpang Siur Data Manifes KMP Mutiara Sentosa 2
KMP Mutiara Sentosa II

Data manifes penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang tidak sinkron dengan hasil pemeriksaan penyidik menjadi pintu masuk untuk mengungkap penyebab kebakaran kapal tersebut. Selain menemukan ketidaksesuaian dokumen, penyidik juga mendalami adanya dugaan saling lempar tanggung jawab diantara pihak-pihak yang terlibat dalam operasional pelayaran.

Direktur Polairud Polda Jawa Timur Kombes Pol Arman Asmara mengatakan hingga Selasa (11/8), penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi serta mengumpulkan berbagai dokumen penting, termasuk manifes penumpang dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Menurutnya, hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya perbedaan antara data yang tercantum dalam dokumen dengan keterangan yang disampaikan para saksi. Temuan tersebut kini menjadi salah satu fokus pendalaman untuk mengungkap penyebab kebakaran dan menentukan pihak yang harus bertanggung jawab.

"Kami sudah mempunyai data dan dokumen lengkap. Memang faktanya sudah ada, mulai manifes hingga Surat Persetujuan Berlayar (SPB), semuanya sedang kami teliti, masih kami dalami," kata Arman, Kamis (13/8).

Selain ketidaksesuaian data manifes, penyidik juga menemukan indikasi adanya kecenderungan saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak yang berkaitan dengan operasional KMP Mutiara Sentosa 2.

"Ada kecenderungan lempar tanggung jawab dalam kasus terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2, ini sedang kami garis bawahi," ujar dia.

 

Proses Penyelidikan

Arman menegaskan penyelidikan dilakukan secara objektif, akuntabel, dan transparan tanpa memihak pihak tertentu. Seluruh fakta yang ditemukan akan dianalisis secara menyeluruh sebelum perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Ia menambahkan, pemeriksaan saksi masih akan terus berkembang seiring pengumpulan alat bukti dan dokumen pendukung lainnya. Penyidik saat ini juga berupaya mengidentifikasi pihak yang memiliki tanggung jawab paling besar dalam insiden kebakaran kapal tersebut.

"Kami sedang memburu, membidik siapa pihak yang paling bertanggung jawab di dalam kasus terbakarnya kapal KMP Mutiara Sentosa 2 ini," tegas Arman.

Rekomendasi