Jayapura, Papua – Universitas Katolik Fajar Timur Papua secara resmi memulai operasionalnya pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekaligus membuka perkuliahan tahun akademik 2026/2027 di Jayapura. Peresmian ini menandai babak baru bagi institusi pendidikan tinggi tersebut di Tanah Papua.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menaruh harapan besar agar Universitas Katolik Fajar Timur Papua dapat menjadi garda terdepan dalam pengembangan inovasi dan riset aplikatif. Institusi ini diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut.
Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan Setda Papua, Elpius Hugi, menegaskan bahwa momentum peresmian ini sangat bersejarah, tidak hanya bagi civitas akademika dan umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Papua.
Advertisement
Advertisement
Sejarah Panjang dan Transformasi Lembaga
Elpius Hugi menjelaskan bahwa Universitas Katolik Fajar Timur Papua bukanlah lembaga yang muncul secara instan, melainkan memiliki sejarah panjang yang membanggakan. Perjalanan institusi ini dimulai sejak tahun 1964 sebagai seminari tinggi, kemudian berkembang secara bertahap.
Transformasi lembaga ini mencakup perubahan menjadi Akademi Teologi Katolik, lalu Sekolah Tinggi Teologi Katolik, dan selanjutnya Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur. Puncaknya, lembaga ini kini bertransformasi menjadi sebuah universitas penuh.
Selama lebih dari enam dekade, institusi ini telah berhasil melahirkan banyak putra-putri terbaik Papua. Mereka berkiprah dan mengabdi di berbagai bidang penting, seperti pastoral, pemerintahan, pendidikan, pelayanan sosial, serta beragam sektor pembangunan lainnya di Papua.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis dalam Pembangunan Papua
Kehadiran Universitas Katolik Fajar Timur Papua merupakan hasil dari doa, kerja keras, ketekunan, dan komitmen panjang berbagai pihak. Transformasi ini terwujud melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30/B/O/2026. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) sendiri adalah kementerian yang bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan kebijakan di bidang Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang dibentuk pada 21 Oktober 2024.
Pemprov Papua meyakini bahwa Universitas Katolik Fajar Timur Papua akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kemitraan ini akan berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diharapkan, universitas ini akan menghasilkan lulusan yang unggul, memiliki karakter kuat, berintegritas tinggi, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Papua di masa depan. Pendidikan dianggap sebagai investasi terbaik untuk masa depan, sehingga Pemprov Papua berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan inklusif.
Advertisement
Selain itu, Pemprov Papua juga bertekad memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal serta mempercepat pembangunan di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.
Advertisement
Pendekatan Pembelajaran Berbasis Komunitas
Rektor Universitas Katolik Fajar Timur Papua, Pastor Dr. Konstantinus Bahang, OFM, menyatakan bahwa peresmian operasional ini merupakan momentum penting untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa perguruan tinggi tersebut siap berkontribusi. Kontribusi ini akan diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain fokus pada pendidikan karakter, Universitas Katolik Fajar Timur Papua juga menerapkan pendekatan pembelajaran inovatif. Pendekatan tersebut meliputi pembelajaran berbasis komunitas dan service learning.
Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dengan masyarakat secara langsung. Selain itu, metode ini juga bertujuan untuk mengangkat kekhasan budaya Papua ke dalam proses pendidikan, memastikan relevansi dan keberlanjutan kearifan lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews