Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, secara resmi mendeklarasikan gerakan wajib belajar satu tahun prasekolah, yang dikenal dengan nama "Gelari Gianyar Wajar" (Gerakan Gianyar Wajib Belajar satu tahun Prasekolah) pada Sabtu (08/8). Inisiatif ini bertujuan untuk menyisir seluruh anak usia 5-6 tahun agar dapat mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD). Langkah strategis ini diambil untuk memastikan setiap anak di Gianyar memiliki fondasi pendidikan yang kuat sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Gerakan ini merupakan upaya konkret Pemkab Gianyar dalam mewujudkan transisi PAUD ke sekolah dasar yang menyenangkan dan tanpa tekanan bagi anak-anak. Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, menekankan pentingnya pendidikan prasekolah sebagai masa emas pembentukan karakter. Deklarasi ini berlangsung di Balai Budaya Gianyar, menandai komitmen serius pemerintah daerah terhadap kualitas pendidikan usia dini.
Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Gianyar akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari camat, perbekel (kepala desa)/lurah, hingga Bunda PAUD di tingkat desa dan kelurahan. Mereka bertugas mendata anak usia 5-6 tahun agar tidak ada yang terlewat dari layanan PAUD yang berkualitas. Inisiatif ini juga diperkuat dengan semangat peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, yang dimaknai dengan menyiapkan generasi penerus yang cerdas dan tangguh.
Advertisement
Advertisement
Gelari Gianyar Wajar: Fondasi Pendidikan Menyenangkan
Bunda PAUD Gianyar, Surya Adnyani Mahayastra, menjelaskan bahwa Gelari Gianyar Wajar merupakan langkah penting untuk menyiapkan generasi penerus yang berkarakter, cerdas, dan tangguh. "Ini demi mewujudkan transisi PAUD ke sekolah dasar (SD) yang menyenangkan dan tanpa tekanan," ujarnya saat deklarasi di Balai Budaya Gianyar pada Sabtu (08/8). Ia menambahkan bahwa usia dini adalah masa emas pembentukan fondasi moral, sosial, emosional, dan kognitif anak, sehingga PAUD menjadi sangat krusial bagi anak usia 5-6 tahun.
Gerakan wajib belajar prasekolah ini diperkuat melalui kolaborasi erat antara Bunda PAUD, organisasi perangkat daerah, pemerintah desa/kelurahan, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Keterlibatan berbagai elemen ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan suportif bagi anak-anak. Tujuannya adalah memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan prasekolah yang berkualitas.
Gelari Gianyar Wajar juga memperkuat beberapa program yang sudah ada, termasuk program satu desa satu PAUD dan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Selain itu, gerakan ini secara langsung mendukung implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah. Sinergi program-program ini diharapkan dapat mengoptimalkan capaian pendidikan anak usia dini di seluruh Kabupaten Gianyar.
Advertisement
Advertisement
Festival PAUD Inklusif dan Komitmen Pendidikan Setara
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar, Gusti Ngurah Putu Adnyana, mengungkapkan bahwa deklarasi Gelari Gianyar Wajar diikuti oleh sekitar 800 peserta didik PAUD se-Kabupaten Gianyar. Menariknya, acara ini juga melibatkan anak berkebutuhan khusus dari satuan PAUD inklusif dan lembaga layanan khusus, yang tergabung dalam Festival PAUD Inklusif. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Gianyar terhadap pendidikan yang setara dan inklusif.
Festival tersebut dikemas melalui berbagai perlombaan yang dirancang untuk menghadirkan pendidikan yang aman dan ramah anak. Melalui kegiatan ini, Pemkab Gianyar tidak hanya memastikan akses PAUD yang berkualitas, tetapi juga mendorong partisipasi aktif semua anak tanpa terkecuali. Ini adalah wujud nyata dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan optimal setiap individu.
Selain itu, Pemkab Gianyar juga berkomitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD. Peran aktif keluarga sebagai pendidik pertama dan utama juga terus didorong. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini menjadi tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, demi masa depan generasi penerus yang lebih baik.
Advertisement
Sumber: AntaraNews