Dramatis, Petugas Gendong Korban Terjebak Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Korban sedang dirawat di rumah sakit.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Dramatis, Petugas Gendong Korban Terjebak Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Gedung Bapenda DKI Kebakaran. (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Petugas gabungan Kepolisian dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI menyelamatkan satu orang yang terjebak saat kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Jumat (7/8/2026) malam hingga Sabtu dini hari.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menceritakan proses penyelamatan yang dilakukan timnya ketika api membesar di gedung tersebut.

Menurut Syarifudin, petugas menerima laporan kebakaran besar di Gedung Bapenda DKI. Korban yang terjebak mengarahkan senter untuk memberi tanda lokasinya kepada tim penyelamat.

"Saya kurang tahu kalau posisinya. Yang jelas kita menerima berita kebakaran besar, terus alhamdulillah beliau ada senter yang bisa kasih tanda, 'Oh, bahwa beliau itu korban, ada di lantai sekian'," ungkap Syarifudin ditemui di lokasi, Sabtu (8/8/2026).

Ia tidak merinci lantai spesifik yang pertama kali terlihat, namun sinyal tersebut menjadi acuan awal tim untuk mengarahkan proses evakuasi.

Satu Orang Dirawat di RS Tarakan

Syarifudin menyebut, di samping pemadaman, penyelamatan korban juga menjadi fokus operasi. Ia mengakui pelaksanaan evakuasi menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

"Memang banyak kendala-kendalanya, tapi Alhamdulillah dengan proses tim rescue pasukan khusus kita bisa mengevakuasi sampai menggendong, karena dari atas sudah menggendong korban untuk sampai ke bawah," kata dia.

Korban berhasil dievakuasi dari lantai 15. Kondisinya cukup baik meski sempat mengalami sesak napas. Tidak ada korban lain yang dievakuasi dalam peristiwa ini.

"Tidak ada korban jiwa. Ahamdulillah, baik petugas semua, alhamdulillah semua aman. Korban hanya satu. Hanya satu orang yang terjebak di lantai kemarin. Sudah diamankan ya," kata dia.

Saat ini, korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan, Cideng, Jakarta Barat.

Rekomendasi