Resmi Berpisah: Ismael Bennacer dan AC Milan Akhiri Kontrak Lebih Cepat

Gelandang Ismael Bennacer dan AC Milan sepakat mengakhiri kerja sama mereka lebih cepat di bursa transfer musim panas ini, menandai berakhirnya tujuh tahun kariernya bersama Rossoneri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Resmi Berpisah: Ismael Bennacer dan AC Milan Akhiri Kontrak Lebih Cepat
Gelandang Ismael Bennacer dan AC Milan sepakat mengakhiri kerja sama mereka lebih cepat di bursa transfer musim panas ini, menandai berakhirnya tujuh tahun kariernya bersama Rossoneri. (AntaraNews)

Ismael Bennacer, gelandang asal Aljazair, dan klub raksasa Liga Italia, AC Milan, telah resmi mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kontrak kerja sama mereka lebih awal pada bursa transfer pemain musim panas ini. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan tujuh tahun Bennacer bersama Rossoneri, sebuah periode yang diwarnai dengan torehan penting, termasuk gelar Scudetto.

Pengumuman resmi disampaikan oleh AC Milan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, melalui laman resmi klub. Pihak klub mengucapkan terima kasih atas segala kontribusi yang telah diberikan Bennacer selama membela panji Rossoneri dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan karier sang pemain.

Perpisahan ini terjadi setelah Bennacer menghadapi serangkaian tantangan, termasuk cedera parah dan masa peminjaman ke beberapa klub lain. Kabar mengenai langkah selanjutnya pemain berusia 28 tahun ini juga telah beredar, dengan Qatar disebut-sebut sebagai destinasi karier berikutnya.

Perjalanan Tujuh Tahun Bersama Rossoneri

Ismael Bennacer pertama kali bergabung dengan AC Milan pada musim panas 2019, didatangkan dari Empoli dengan nilai transfer sebesar 16 juta euro, atau sekitar Rp328 miliar. Sejak saat itu, ia menjadi bagian integral dari skuad Milan, menunjukkan performa konsisten di lini tengah.

Selama tujuh tahun pengabdiannya, Bennacer telah mencatatkan total 178 penampilan kompetitif untuk Rossoneri. Dari jumlah tersebut, 137 pertandingan di antaranya adalah di ajang Serie A, kompetisi kasta tertinggi Liga Italia. Ia dikenal sebagai sosok andalan yang memiliki peran krusial dalam mengatur tempo permainan dan memutus serangan lawan.

Salah satu puncak karier Bennacer bersama AC Milan adalah saat ia turut serta membawa tim meraih gelar Scudetto Liga Italia pada musim 2021/2022. Di bawah asuhan pelatih Stefano Pioli, Bennacer tampil dalam 31 pertandingan musim itu, memberikan kontribusi signifikan dalam mengakhiri penantian panjang AC Milan untuk kembali merengkuh gelar juara liga.

Cedera dan Masa Peminjaman

Perjalanan Bennacer di San Siro mulai menghadapi rintangan ketika ia mengalami cedera lutut parah pada akhir musim 2022/2023. Cedera tersebut menjadi titik balik yang signifikan, membatasi waktu bermainnya dan menjadi awal dari spekulasi mengenai masa depannya di klub.

Meskipun sempat kembali bermain untuk AC Milan pada Desember 2023, Bennacer hanya tampil dalam 20 pertandingan di kompetisi Liga Italia musim 2023/2024. Setelah itu, ia menjalani masa peminjaman untuk mendapatkan kembali performa terbaiknya dan waktu bermain yang lebih reguler.

AC Milan meminjamkan Bennacer ke Marseille pada pertengahan musim 2024/2025, dan kemudian ke Dinamo Zagreb selama satu musim penuh pada musim lalu (2025/2026). Periode peminjaman ini mengindikasikan bahwa Bennacer tidak lagi menjadi bagian dari rencana jangka panjang AC Milan.

Langkah Selanjutnya Ismael Bennacer

Setelah resmi berpisah dengan AC Milan, Ismael Bennacer kini bersiap untuk meniti babak baru dalam karier sepak bolanya. Berbagai laporan media mengindikasikan bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut akan melanjutkan petualangannya di kawasan Timur Tengah.

Menurut beberapa laporan, Bennacer diperkirakan akan bergabung dengan klub Al Gharafa di Qatar. Kepindahan ini akan menjadi pengalaman baru bagi sang gelandang, setelah menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di Eropa, khususnya di Liga Italia dan sebelumnya di Liga Inggris bersama Arsenal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi