Menko Polkam Bantah Pamasangan Pagar Mal Terkait Isu Kerusuhan

Dia menegaskan kabar yang mengaitkan pemasangan pagar dengan situasi keamanan tidak benar.

Rifqy Alief Abiyya
Oleh Rifqy Alief Abiyya - Reporter
Menko Polkam Bantah Pamasangan Pagar Mal Terkait Isu Kerusuhan
Menko Polkam Bicara Bahaya Hoaks (Foto: Nadia/Liputan6.com)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago membantah pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan berkaitan dengan isu ancaman gangguan keamanan. Menurutnya, informasi yang mengaitkan pemagaran mal dengan situasi keamanan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Pemasangan pagar, nggak ada itu ya, pagar-pagar, responsnya dulu pak kepala daerah yang bersangkutan, sudah menyampaikan baik di Surabaya maupun di Jakarta. Tidak ada kaitannya dengan hubungan, seperti yang digulirkan, kabar-kabar yang akan datang. Tidak ada," kata Djamari kepada wartawan di Kantor Kemenko Polkam, Rabu (5/8/2026).

Djamari menjelaskan, pemasangan pagar tersebut merupakan langkah yang dilakukan pihak pengelola mal untuk kepentingan keamanan internal. Namun, sejumlah pemasangan pagar itu disebut belum memiliki izin dari pemerintah daerah.

"Jadi semuanya itu adalah untuk kepentingan keamanan dari mereka sendiri dan itu pun sudah dianggap tidak memiliki izin seperti yang dilakukan di beberapa tempat," katanya.

Dia menyebut pemerintah daerah setempat telah mengambil langkah penertiban terhadap pemasangan pagar tersebut. Djamari juga meminta masyarakat tidak mengaitkan pemagaran mal dengan narasi yang dapat menimbulkan keresahan.

"Saya tidak mau menyebutkan mal yang mana ya. Tapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban itu," katanya.

Warga Diminta Jaga Jakarta

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis situasi keamanan dan ketertiban di Jakarta akan tetap kondusif sepanjang Agustus 2026. Optimisme tersebut disampaikan setelah pagar besi yang sebelumnya dipasang di sejumlah mal atau pusat perbelanjaan di Jakarta mulai dibuka.

"Saya termasuk meyakini Jakarta bulan Agustus ini aman, nyaman," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ibu kota agar tetap aman, nyaman, dan damai.

"Yang jelas untuk menjamin Jakarta tetap aman, nyaman, damai, itu adalah tugas kita bersama. Sehingga dengan demikian apa yang kami lakukan untuk membuat aman, nyaman itu, kalau hati kita nyaman, aman kan pasti suasananya juga aman, nyaman," katanya.

Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan beredarnya potongan video yang memperlihatkan sejumlah mal di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, memasang pagar besi berukuran tinggi.

Video tersebut disertai narasi yang menyebut akan terjadi aksi demonstrasi besar dan kerusuhan dalam waktu dekat.

Sejumlah pusat perbelanjaan yang sempat dikabarkan memasang pagar setinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter antara lain Mal Kota Kasablanka dan Gandaria City di Jakarta, serta Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza di Surabaya.

Rekomendasi