Komentar Nirempati Diduga Nakes Viral Sebelum Yurizal Meninggal

Yurizal mengungkapkan keluhan di media sosial tentang kesulitan mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya dilaporkan meninggal.

Ahmad Apriyono
Oleh Ahmad Apriyono - Reporter
Komentar Nirempati Diduga Nakes Viral Sebelum Yurizal Meninggal
Foto duka Yurizal yang diunggah pihak keluarga. (Liputan6.com/ Dok Hilperd)

Media sosial sedang dibanjiri informasi mengenai kabar duka dari Yurizal, seorang pasien BPJS yang dirawat di sebuah rumah sakit di Sleman. Tragisnya, sebelum meninggal dunia, Yurizal sempat mengeluhkan pengalaman buruknya karena tidak kunjung mendapatkan ruangan di rumah sakit.

Almarhum Yurizal mengungkapkan pengalaman pahitnya menunggu selama 8 jam sebagai pasien BPJS melalui media sosial. Alih-alih mendapatkan empati, unggahan tersebut justru dihujani komentar sinis, yang belakangan diketahui berasal dari tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.

"Delapan jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs," tulis Yurizal dalam unggahannya saat itu.

Seorang pengguna dengan akun @erudarahaadini, yang diduga sebagai tenaga kesehatan, berkomentar dengan sinis, "PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven't kah? haven't some brain cells," menunjukkan pandangannya yang merendahkan terhadap Yurizal karena keluhannya di media sosial.

Akun lain, @bennychrstn, juga memberikan komentar yang mengkritik Yurizal, "Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS yang make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini."

Setelah dilakukan penelusuran oleh warganet, diketahui bahwa pemilik akun @bennychrstn diduga merupakan alumni dari Fakultas Kedokteran UI.

Sementara itu, akun @1amdika menulis komentar yang menyatakan bahwa pasien akan mendapatkan penanganan lebih cepat jika mengalami serangan jantung dan langsung ditangani di instalasi gawat darurat (IGD).

Komentar yang tidak kalah menyakitkan berasal dari akun @nandafadyla_, yang dengan singkat menulis, "Bacot nih pasien."

Setelah viralnya komentar-komentar tidak empatik tersebut, Yurizal dilaporkan meninggal dunia. Kabar duka ini membuat teman-temannya merasa sangat marah dan kecewa.

"Sedih baca ulang postingannya, lebih sedih lagi baca banyak komentar yang menghakimi. Mungkin saat itu dia cuma sedang lelah dan ingin meluapkan apa yang dirasakan," tulis teman Yurizal, Fadhilah Ayu Sukma Putri, yang dikenal dengan akun @dhilaskukk di Threads.

Kabar mengenai meninggalnya Yurizal diumumkan oleh sepupunya, Hilda Aprianti, dalam sebuah unggahan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Hilda menginformasikan bahwa Yurizal meninggal dunia pada tanggal 31 Juli.

"Selamat jalan ya, Wi. Semoga husnul khotimah. Semoga diberikan tempat terbaik di sisi Allah," tulis Hilda dalam unggahannya.

Pihak keluarga sangat menyayangkan munculnya komentar-komentar tidak empatik yang diduga berasal dari tenaga kesehatan, hanya karena Yurizal adalah pasien BPJS.

Rekomendasi