Pesan Prabowo ke Pamong Praja Muda IPDN

Prabowo berpesan kepada lulusan IPDN agar bekerja disiplin, jujur, dan tidak korupsi.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Pesan Prabowo ke Pamong Praja Muda IPDN
Presiden Prabowo Subianto saat melantik 1.204 pamong praja muda lulusan sekolah kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII tahun 2026 di kampus IPDN di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026). (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan masyarakat Indonesia tidak membutuhkan pemimpin yang bekerja setengah hati. Menurut dia, masyarakat membutuhkan pemimpin yang disiplin, tidak melakukan korupsi, serta tidak mengutamakan kepentingan pribadi maupun golongan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat melantik 1.204 pamong praja muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXIII tahun 2026 di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

"Rakyat kita tidak membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Rakyat membutuhkan, bahkan rakyat menuntut aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak korupsi, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan. Rakyat menuntut aparatur negara yang mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau golongan," kata Prabowo saat memberikan amanat di hadapan pamong praja muda.

Prabowo mengingatkan para pamong praja merupakan wajah sekaligus lambang negara. Ia menyebut masyarakat akan melihat kehadiran dan ketertiban negara melalui sikap serta penampilan para pamong praja.

"Dari sikap saudara, dari penampilan saudara, rakyat menilai apakah negara kita hadir atau tidak, apakah negara kita tertib atau tidak, apakah negara kita membanggakan atau tidak, apakah negara kita negara yang terhormat atau tidak," ujarnya.

Prabowo menuturkan pamong praja merupakan pelayan masyarakat yang memiliki tugas melayani, melindungi, dan mengayomi rakyat dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan kepercayaan masyarakat terhadap negara bergantung pada keputusan yang diambil oleh para pamong praja.

"Rakyat yang akan merasakan apakah negara peduli dengan rakyatnya atau tidak. Dan dari keputusan-keputusan saudara, rakyat akan menilai apakah negara layak dipercayai atau tidak. Itu beratnya tugas dan tanggung jawab seorang pamong praja," jelas Prabowo.

 

Tak Rusak Kepercayaan Rakyat

Prabowo kemudian meminta para pamong praja muda bekerja dengan sebaik-baiknya serta selalu hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

Ia berpesan agar para pamong praja tidak merusak kepercayaan rakyat terhadap negara.

"Kalau saudara bekerja dengan baik, rakyat akan semakin percaya dan semakin cinta kepada negaranya. Tapi kalau saudara mengecewakan rakyat, yang rusak bukan hanya nama saudara, melainkan yang rusak adalah kepercayaan rakyat kepada negara," pungkas Prabowo.

Rekomendasi