Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Masyarakat Diimbau Jauhi Daerah Berbahaya

Jarak luncur awan panas 1.000 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Masyarakat Diimbau Jauhi Daerah Berbahaya
Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Masyarakat Diimbau Jauhi Daerah Berbahaya (Merdeka.com)

Jarak luncur awan panas 1.000 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng.

Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sleman, Jawa Tengah memuntahkan awan panas pada Jumat (31/5) pagi. Jarak luncur awan panas 1.000 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng.


Informasi tersebut disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun media sosial X resminya @BPPTKG.

"Info BPPTKG: terjadi awan panas guguran di gunung Merapi tanggal 31 Mei 2024 pukul 05.31 WIB dengan Amplitudo max 65 millimeter durasi 109.76 detik, Jarak luncur 1.000 meter ke arah barat daya (Kali Bebeng) angin bertiup ke arah timur," demikian informasi BPPTKG dikutip merdeka.com.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

BPPTKG mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.

BPPTKG menyebutkan saat ini tingkat aktivitas Gunung Merapi adalah Siaga atau berada di Level 3.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

BPPTKG merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Sektor tersebut meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Rekomendasi