Rocky Gerung Dicecar Tiga Hal Ini saat Diperiksa Bareskrim Polri

Rocky Gerung diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Rocky Gerung Dicecar Tiga Hal Ini saat Diperiksa Bareskrim Polri
Rocky Gerung Dicecar Tiga Hal Ini saat Diperiksa Bareskrim Polri (Merdeka.com)

Polisi merampungkan pemeriksaan akademi Rocky Gerung, terkait kasus dugaan tindak pidana ujaran kebencian.

Pemeriksaan dilakukan polisi dengan menggali seputar tiga materi ceramah Rocky Gerung saat menghadiri acara buruh di Islamic Centre Bekasi pada Sabtu (29/7) lalu.

"(Materi pertanyaan) satu (soal) data dan argumentasi Rocky Gerung terkait UU omnibus law yang tidak berpihak kepada buruh dan IKN (ibu kota negara)," kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan, Kamis (14/9).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Polisi juga mencecar Rocky Gerung terkait argumentasinya mengenai harga komoditas sawit yang jatuh, serta tujuan memberikan ceramah pada acara tersebut.

Periksa 75 saksi dan 13 ahli

Polisi juga memeriksa saksi dan 13 ahli dalam kasus dugaan ujaran kebencian dilakukan Rocky Gerung.

Polisi menegaskan pemeriksaan Rocky Gerung bukan terkait kasus dugaan menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menyebut bajingan tolol.

"Saya sudah bilang sejak dulu nggak ada laporan (dugaan menghina presiden) itu," ucap Djuhandhani.

Pembelaan Rocky Gerung

Pembelaan Rocky Gerung
Dok. Istimewa

Rocky Gerung sebelumnya sempat membela diri tidak pernah menyebarkan hoaks atau melakukan SARA. Rocky Gerung menganggap laporan terhadapnya bukan bentuk kriminalisasi.

Dalam pemeriksaan Rabu (13/9) kemarin, Rocky Gerung menjawab sekitar 45 pertanyaan terkait isi ceramah saat acara konsolidasi akbar aliansi sejuta buruh, di Islamic Centre Bekasi, (29/7).

"Jadi yang ditanyakan adalah kapasitas saya untuk mengkritik pemerintah terhadap dua isu tadi itu, IKN dan omnibus law," kata Rocky.

Sementara itu, pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar menilai, kliennya tak dapat dipermasalahkan hanya dengan sepotong kalimat. Sebab, pernyataan Rocky Gerung merupakan sebuah analisa yang mesti dicerna secara keseluruhan.

"Analisa pak Rocky tidak bisa dijawab lewat potongan kata atau kalimat tapi dia lewat satu keseluruhan ceramah," kata Haris Azhar.

Rekomendasi